Guru Perempuan AS 'Gituan' dengan Siswa yang Dia Cekoki Ganja

Rabu, 19 Februari 2020 - 16:06 WIB
Guru Perempuan AS Gituan...
Guru Perempuan AS 'Gituan' dengan Siswa yang Dia Cekoki Ganja
A A A
CHICAGO - Seorang guru perempuan Chicago Public School (CPS) di Amerika Serikat (AS) didakwa melakukan tindakan kriminal pelecehan seksual setelah melakukan hubungan seks dengan seorang siswa lelaki 13 tahun. Korban sebelumnya diberi teh ganja dan permen yang mengandung ganja oleh terdakwa.

Kasus ini telah menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua di Sekolah Dasar Albany Park dan sekolah lain yang masuk zona atau distrik CPS.

Sara Damyan, 33, dilaporkan sudah diberhentikan sebagai guru. Dia telah muncul di sidang perdana di pengadilan Cook County pada hari Selasa (18/2/2020).

Menurut jaksa penuntut, korban pertama kali ditemui terdakwa di bekas sekolahnya, Sekolah Dasar Volta, pada awal 2019.

Jaksa mengatakan Damyan mengundang siswa itu ke rumahnya di blok 2400 N. Kedzie. Di rumah itulah terdakwa memberi korban teh ganja dan permen Gummy Bears yang mengandung ganja. Setelah itu, terdakwa melakukan hubungan intim dengan korban.

Menurut jaksa, terdakwa melakukan hal serupa lagi pada korban pada hari berikutnya.

Setelah bercumbu dengan siswa tersebut, kata jaksa, Damyan memberi tahu seorang teman tentang apa yang terjadi. Dari pengakuan itulah, Damyan dilaporkan ke polisi.

"Keselamatan siswa kami adalah prioritas utama distrik tersebut dan distrik tersebut segera membebastugaskan karyawannya dari posisinya pada Maret 2019 sebagai tanggapan atas tuduhan serius," kata juru bicara CPS James Gherardi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip NBC Chicago, Rabu (19/2/2020).

"Distrik akan memberikan dukungan kepada komunitas sekolah dan kami akan terus mendukung sepenuhnya penegakan hukum dan (mendukung) Kantor Kejaksaan selama proses pidana," lanjut pernyataan tersebut.

"Setelah dugaan itu dibawa ke pimpinan sekolah dan pejabat distrik pada musim semi bulan Maret 2019, CPS memberhentikan karyawan dari posisinya bekerja dan memulai penyelidikan. Individu belum kembali ke posisinya bekerja dengan anak-anak sekolah sejak dibebastugaskan pada Maret 2019 dan tidak lagi dipekerjakan di CPS pada September 2019," ujarnya.

Menurut para pejabat berwenang setempat, Damyan bisa menghabiskan empat hingga 15 tahun di penjara jika terbukti bersalah. Dia dijadwalkan dibawa kembali ke pengadilan pada bulan Maret 2020.
(mas)
Berita Terkait
Letourneau, Wanita AS...
Letourneau, Wanita AS yang Perkosa Siswa lalu Menikahi Kini Meninggal
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pemerkosaan Tertinggi, Nomor 9 Warganya Paling Bahagia Sedunia
Bintang Syur Ron Jeremy...
Bintang Syur Ron Jeremy Kena Tambahan 20 Dakwaan Serangan Seks, Korban 17 Wanita
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Jutawan Kanada Dituduh...
Jutawan Kanada Dituduh Sewa Perempuan PSK untuk Memerkosa 2 Putranya
AS Terganggu Kabar Wanita...
AS Terganggu Kabar Wanita Muslim Diperkosa Secara Sistemis di Kamp China
Berita Terkini
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
1 jam yang lalu
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
1 jam yang lalu
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
2 jam yang lalu
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
2 jam yang lalu
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
3 jam yang lalu
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
4 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved