Bintangi 2.000 Film, Bintang Porno AS Dituduh Memerkosa 3 Perempuan

Rabu, 24 Juni 2020 - 21:49 WIB
Bintangi 2.000 Film, Bintang Porno AS Dituduh Memerkosa 3 Perempuan
Ron Jeremy, 67, (kiri) bintang film dewasa Amerika Serikat dituduh memerkosa tiga perempuan. Foto/REUTERS/File Photo
A A A
LOS ANGELES - Bintang film dewasa Amerika Serikat (AS), Ron Jeremy, diadili atas tuduhan memerkosa tiga perempuan dan melakukan kekerasan seksual terhadap perempuan keempat. Kejahatan aktor film porno ini terjadi di West Hollywood dari 2014 hingga 2019.

Tuduhan disampaikan Jaksa Distrik Los Angeles County, Jackie Lacy, pada hari Selasa.

Jeremy, 67, adalah salah satu nama terbesar di industri pornografi, setelah muncul di lebih dari 2.000 film dewasa mulai tahun 1970-an.

Jaksa penuntut mengatakan Jeremy, yang nama aslinya adalah Ronald Jeremy Hyatt, secara paksa memerkosa seorang perempuan berusia 25 tahun di sebuah rumah di West Hollywood pada Mei 2014.



Jaksa juga menuduhnya melakukan pelecehan seksual terhadap dua perempuan berusia 33 dan 46 tahun pada kesempatan terpisah di sebuah bar di West Hollywood pada tahun 2017, dan secara paksa memerkosa salah satu dari mereka.

Dalam insiden keempat, kata jaksa penuntut, Jeremy memerkosa seorang perempuan berusia 30 tahun di bar yang sama pada Juli 2019. (Baca: Viral, Perawat Covid-19 Bercelana Dalam dengan APD Transparan )

Kantor berita Reuters mengutip City News Service pada Rabu (24/6/2020) melaporkan Jeremy tidak mengajukan pembelaan ketika dia muncul pertama kali di Pengadilan Tinggi Los Angeles.

Dia diperintahkan pihak pengadilan untuk ditahan dengan uang jaminan pembebasan USD6,6 juta. Dia akan resmi didakwa pada hari Kamis (25/6/2020).

Jika terbukti bersalah atas semua dakwaan, Jeremy terancam hukuman maksimal 90 tahun penjara.

Manajer Jeremy, Dante Rusciolelli, mengatakan pada hari Selasa bahwa dia telah moncoret bintang film dewasa itu dari industri pornografi setelah mendengar tuduhan itu.

"Kami berharap bahwa tuduhan terhadap dia ini tidak benar, tetapi jika benar, kami berharap dia dituntut secara penuh oleh hukum," tulis Rusciolelli dalam sebuah posting di Instagram.

Ketika Rolling Stone melaporkan tuduhan pelecehan seksual oleh Jeremy pada tahun 2017, dia mengatakan kepada majalah tersebut bahwa dia tidak pernah dan tidak akan pernah memerkosa siapa pun. (Baca juga: Korban Tewas Kekerasan Kelompok John Kei Telah Dimakamkan di Tegal Alur )
(min)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2357 seconds (11.210#12.26)