Erdogan: Turki dan Rusia Dapat Atasi Eskalasi Suriah Tanpa Marah

Rabu, 05 Februari 2020 - 08:33 WIB
Erdogan: Turki dan Rusia...
Erdogan: Turki dan Rusia Dapat Atasi Eskalasi Suriah Tanpa Marah
A A A
ANKARA - Presiden Turki Tayyip Erdogan menyatakan Turki dan Rusia dapat menyelesaikan perbedaan dalam konflik di Idlib Suriah tanpa kemarahan. Pernyataan itu muncul setelah meningkatnya kekerasan yang mengancam kerja sama antara Moskow dan Ankara.

Kedua negara mendukung pihak yang saling bertikai di Suriah dan Libya, namun Turki dan Rusia bekerja sama mengatasi beberapa pertumpahan darah dan membentuk kerja sama pertahanan dalam beberapa tahun terakhir.

Serangan oleh pemerintah Suriah yang menewaskan delapan personil militer Turki pada Senin (3/2) menjadi tantangan terbesar dalam hubungan Rusia dan Turki sejak kesepakatan 2018 untuk meredam pertempuran di wilayah Idlib, Suriah.

Erdogan menyatakan pada pasukan Rusia agar menyingkir saat Turki menyerang puluhan target sebagai pembalasan. Moskow dan Ankara kemudian berargumen terkait apakah Turki harus memberi tahu Rusia jika mengirim personil tambahan ke Idlib.

"Tak perlu bagi kita untuk terlibat dalam konflik atau kontradiksi serius dengan Rusia pada tahap ini," ungkap Erdogan saat dalam penerbangan dari Ukraina.

"Kami akan duduk dan membahas segalanya. Tidak dengan marah, tentunya. Karena mereka yang duduk dengan marah, berdiri dengan rugi," papar Erdogan, dilansir Reuters.

Rusia mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang di Suriah dan Turki mendukung pemberontak yang bertujuan menggulingkan Assad.

Pengamat menyatakan hubungan kedua negara itu akan selamat meski tetap ada risiko di Suriah. Turki yang telah menampung 3,6 juta pengungsi khawatir serangan udara Rusia dan tentara Suriah dapat mengirim jutaan pengungsi baru menuju perbatasannya.
(sfn)
Berita Terkait
Pemimimpin Gereja Ortodoks...
Pemimimpin Gereja Ortodoks Rusia Tolak Rencana Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid
Etnis Tatar Krimea Peringati...
Etnis Tatar Krimea Peringati Hari Korban Genosida
Rusia Menyangkal Ikut...
Rusia Menyangkal Ikut Campur Pemilu Turki
Inilah Kapal Rusia yang...
Inilah Kapal Rusia yang Ditahan Turki karena Dicurigai Bawa Gandum Ukraina
Memanas, Rusia Bakal...
Memanas, Rusia Bakal Gelar Latihan di Laut Mediterania
Turki Khianati NATO,...
Turki Khianati NATO, Dukung Rusia untuk Membela Diri
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
1 jam yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
4 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
6 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
8 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
9 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved