Memanas, Rusia Bakal Gelar Latihan di Laut Mediterania
Kamis, 03 September 2020 - 23:03 WIB
loading...
Rusia akan menggelar latihan angkatan laut di Laut Mediterania di tengah ketegangan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
ANKARA - Angkatan laut Turki mengatakan Rusia akan mengadakan dua latihan angkatan laut di Mediterania timur minggu depan. Langkah ini diyakini dapat memicu gesekan di tengah ketegangan di wilayah kaya energi itu .
"Kapal perang Rusia akan melakukan latihan tembak antara 8-22 September dan 17-25 September," kata situs angkatan laut Turki pada Rabu malam seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (3/9/2020). (Baca juga : Ini Penampakan Jet Tempur Proyek Korsel-Indonesia saat Perakitan Akhir )
Pernyataan ini mendesak Moskow untuk tidak mengganggu studi seismik oleh kapal survei Turki di selatan pulau Kastellorizo Yunani dan di lepas semenanjung Karpas Siprus.
Juru bicara Angkatan Laut Rusia Igor Dygalo tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sementara Igor Korotchenko, kepala Pusat Analisis Perdagangan Senjata Dunia di Moskow, mengatakan latihan itu adalah unjuk kekuatan Rusia terhadap NATO dan bukan upaya untuk mendukung Turki. (Baca juga : Jet Tempur Canggih China Berikutnya Kemungkinan F-35 Super )
"Kami memang memiliki hubungan ekonomi dan pertahanan yang kuat dengan Turki, tetapi kebijakan kami adalah menghindari dukungan dari kedua belah pihak dalam perselisihan ini," katanya melalui telepon.
"Turki cukup mampu menjaga kepentingannya sendiri," cetusnya.
Turki dan NATO tengah berselisih atas pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia oleh Ankara. Turki juga bertentangan dengan Uni Eropa atas sengketa teritorialnya dengan anggota blok itu Yunani dan Siprus. Kekuatan Uni Eropa, Prancis, baru-baru ini telah meningkatkan kehadiran militernya di wilayah tersebut untuk menopang negara-negara tersebut.(Baca juga: Prancis Bakal Pasok 18 Jet Tempur Rafale ke Yunani untuk Lawan Turki )
"Kapal perang Rusia akan melakukan latihan tembak antara 8-22 September dan 17-25 September," kata situs angkatan laut Turki pada Rabu malam seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (3/9/2020). (Baca juga : Ini Penampakan Jet Tempur Proyek Korsel-Indonesia saat Perakitan Akhir )
Pernyataan ini mendesak Moskow untuk tidak mengganggu studi seismik oleh kapal survei Turki di selatan pulau Kastellorizo Yunani dan di lepas semenanjung Karpas Siprus.
Juru bicara Angkatan Laut Rusia Igor Dygalo tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sementara Igor Korotchenko, kepala Pusat Analisis Perdagangan Senjata Dunia di Moskow, mengatakan latihan itu adalah unjuk kekuatan Rusia terhadap NATO dan bukan upaya untuk mendukung Turki. (Baca juga : Jet Tempur Canggih China Berikutnya Kemungkinan F-35 Super )
"Kami memang memiliki hubungan ekonomi dan pertahanan yang kuat dengan Turki, tetapi kebijakan kami adalah menghindari dukungan dari kedua belah pihak dalam perselisihan ini," katanya melalui telepon.
"Turki cukup mampu menjaga kepentingannya sendiri," cetusnya.
Turki dan NATO tengah berselisih atas pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia oleh Ankara. Turki juga bertentangan dengan Uni Eropa atas sengketa teritorialnya dengan anggota blok itu Yunani dan Siprus. Kekuatan Uni Eropa, Prancis, baru-baru ini telah meningkatkan kehadiran militernya di wilayah tersebut untuk menopang negara-negara tersebut.(Baca juga: Prancis Bakal Pasok 18 Jet Tempur Rafale ke Yunani untuk Lawan Turki )
Lihat Juga :