Agen Mata-mata Rusia Dicokok di Davos, Nyamar Jadi Tukang Ledeng

Selasa, 21 Januari 2020 - 19:37 WIB
Agen Mata-mata Rusia...
Agen Mata-mata Rusia Dicokok di Davos, Nyamar Jadi Tukang Ledeng
A A A
DAVOS - Otoritas keamanan Swiss dilaporkan mengagalkan operasi mata-mata yang tampaknya dilakukan oleh Rusia, tempat pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF). Agen mata-mata Rusia tersebut menyamar sebagai tukang ledeng, seperti dilaporkan surat kabar setempat.
Surat kabar Tages-Anzeiger melaporkan kedua orang yang diduga agen mata-mata Rusia diperiksa oleh polisi Swiss pada Agustus tahun lalu di resor ski, lokasi pertemuan WEF minggu ini. Surat kabar itu melaporkan kedua terduga menunjukkan paspor diplomatik dan kemudian meninggalkan negara itu.
Polisi di wilayah Grisons Swiss timur mengatakan dua pria dengan paspor diplomatik Rusia itu telah menjadi subjek pemeriksaan identitas rutin di Davos pada Agustus 2019, tetapi tidak ada hubungan antara kunjungan mereka dengan WEF.

“Memang benar bahwa kami memeriksa dua warga Rusia di Davos dan mereka mengidentifikasi diri mereka dengan paspor diplomatik, tetapi kami tidak dapat memastikan alasan untuk menahan mereka. Mereka diizinkan pergi,” kata seorang juru bicara kepolisian wilayah itu seperti dilansir dari Reuters, Selasa (21/1/2020).

Ia menambahkan polisi tidak pernah mengidentifikasi orang-orang itu sebagai tukang ledeng.

Seorang juru bicara kedutaan Rusia di Bern menolak laporan itu, mengatakan dua diplomat Rusia yang terakreditasi di luar Swiss telah diperiksa dan diizinkan untuk melanjutkan perjalanan.

"Paspor diplomatik diberikan kepada pejabat tinggi, bukan pekerja kasar," katanya. "Saya pikir ini mungkin lelucon konyol," tukasnya.

Sementara itu juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow, Maria Zakharova, mengatakan ia tidak mengetahui insiden itu.

Manajer dana investasi Bill Browder mengatakan insiden itu menunjukkan jangkauan negara Rusia. Browder adalah sosok yang memimpin kampanye untuk mengekspos korupsi dan menghukum pejabat Rusia. Ia disalahkan oleh pemerintah Rusia atas kematian pengacaranya, Sergei Magnitsky, yang meninggal di penjara Moskow pada 2009.

"Rusia secara aktif menargetkan semua musuh mereka di semua negara yang berbeda - mereka memiliki sumber daya yang besar dan Davos adalah tempat yang penting, dan ini adalah satu-satunya tempat yang bisa saya datangi dan secara pribadi menantang para pejabat Rusia atas pembunuhan Sergei Magnitsky," kata Browder kepada Reuters Today di Davos, Swiss.

Jaksa penuntut Rusia mengatakan mereka mencurigai Browder memerintahkan serangkaian pembunuhan, termasuk Magnitsky, dalam putaran yang menurut pemodal itu dianggap menggelikan.
(ian)
Berita Terkait
Ada Masalah Teknis,...
Ada Masalah Teknis, Pesawat Menlu Swiss Mendarat di Moskow
Faksi Terbesar Parlemen...
Faksi Terbesar Parlemen Swiss Boikot Zelensky
Pilih Netral, Swiss...
Pilih Netral, Swiss Tolak Rawat Warga Ukraina yang Terluka
Jatuhkan Sanksi, tapi...
Jatuhkan Sanksi, tapi Swiss Ketahuan Impor 3,1 Ton Emas Rusia
China Diduga Gunakan...
China Diduga Gunakan Pengaruhnya dalam Menyabotase KTT Perdamaian Ukraina
Swiss Sebut Puluhan...
Swiss Sebut Puluhan Mata-mata Rusia Menyamar sebagai Diplomat Aktif
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
1 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
2 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
2 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
2 jam yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 jam yang lalu
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved