Disebut Badut oleh Khamenei, Donald Trump Tersinggung

Sabtu, 18 Januari 2020 - 06:58 WIB
Disebut Badut oleh Khamenei,...
Disebut Badut oleh Khamenei, Donald Trump Tersinggung
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tersinggung dengan khotbah salat Jumat yang disampaikan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dalam khotbahnya, Trump dan para pemimpin Amerika adalah badut.

Petinggi rezim para Mullah itu telah mengklaim bahwa Iran memiliki semangat untuk menampar Washington sebagai kekuatan global yang sombong dan agresif dalam pembalasan atas pembunuhan komandan Pasukan Quds, Jenderal Qassem Soleimani.

Menurut Khamenei, serangan belasan rudal terhadap dua markas militer Amerika di Irak pada 8 Januari 2020 lalu merupakan "pukulan serius" bagi martabat Washington. Informasi terbaru yang diakui Pentagon, serangan belasan misil Teheran itu melukai 11 tentara Amerika dan menghancurkan fasilitas-fasilitas militer,

"Yang disebut 'Pemimpin Tertinggi' Iran, yang belum begitu Agung belakangan ini, memiliki beberapa hal buruk untuk dikatakan tentang Amerika Serikat dan Eropa," tulis Trump di Twitter. "Ekonomi mereka hancur, dan rakyat mereka menderita. Dia harus sangat berhati-hati dengan kata-katanya!," lanjut tweet Trump yang dikutip dari akun Twitter-nya, @realDonaldTrump, Sabtu (18/1/2020).

Dalam khotbahnya kemarin, Khamenei Presiden Donald Trump adalah badut yang hanya berpura-pura mendukung orang-orang Iran, tetapi akan mengayunkan belati beracun ke punggung mereka.

"Pemerintah AS yang jahat berulangkali mengatakan bahwa mereka mendukung rakyat Iran. Mereka bohong," katanya. "Jika Anda berdiri dengan orang-orang Iran, itu hanya untuk menusuk hati mereka dengan belati beracunnya."

Perang kata-kata kedua pemimpin itu terjadi pada saat meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran setelah pembunuhan Jenderal Soleimani oleh serangan udara AS di Baghdad pada 3 Januari 2020 lalu.

"(Soleimani adalah) Komandan anti-teroris di seluruh wilayah," kata Khamenei. "Mereka membunuh komandan terkuat dan paling terkemuka. Mereka tidak menghadapinya di medan perang," lanjut Khamenei yang menilai pembunuhan itu sebagai aksi pengecut.
(mas)
Berita Terkait
Disurati Trump dengan...
Disurati Trump dengan Ancaman Aksi Militer, Ini Respons Ayatollah Khamenei
Khamenei Sebut Perang...
Khamenei Sebut Perang Timur Tengah Pecah Jika AS Menginvasi Iran, Ini Respons Trump
Diancam Trump, Khamenei...
Diancam Trump, Khamenei Perintahkan Iran Lanjutkan Pengembangan Rudal Canggih
Trump Kecam Harris Asyik...
Trump Kecam Harris Asyik Berpesta saat Timur Tengah Membara
Dalih Iran usai 11 Kapalnya...
Dalih Iran usai 11 Kapalnya Kepung Beberapa Kapal Perang AS
Trump Klaim Iran Ingin...
Trump Klaim Iran Ingin Menjadikannya Pemimpin Tertinggi Penerus Ayatollah Khamenei
Berita Terkini
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
17 menit yang lalu
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
43 menit yang lalu
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
1 jam yang lalu
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
1 jam yang lalu
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
2 jam yang lalu
Ayat Al-Quran tentang...
Ayat Al-Qur'an tentang Perang Badar dalam Seremoni Pemakaman Khamenei, Pujian atau Ejekan untuk Arab Saudi?
3 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved