Khamenei: Serangan Iran pada Target AS Tunjukkan 'Tangan Tuhan'

Jum'at, 17 Januari 2020 - 19:03 WIB
Khamenei: Serangan Iran...
Khamenei: Serangan Iran pada Target AS Tunjukkan 'Tangan Tuhan'
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan saat khotbah Jumat bahwa serangan rudal Iran pada target AS di Irak menunjukkan Iran mendapat dukungan Tuhan dalam "menampar wajah" kekuatan dunia.

Saat khotbah Jumat pertama sejak 2012 di Teheran, Khamenei juga menyatakan sanksi AS tidak akan membuat Iran tunduk. Ribuan orang yang mengikuti salat Jumat itu berkumpul di Teheran dan berkumpul di jalanan di luar masjid sambil meneriakkan "Kematian untuk Amerika".

Khotbah itu dilakukan setelah pemerintah menghadapi unjuk rasa mengecam penembakan pesawat Ukraina secara tidak disengaja oleh militer Iran.

"Fakta bahwa Iran memiliki kekuatan untuk memberikan tamparan semacam itu pada kekuatan dunia menunjukkan tangan Tuhan," papar Khamenei yang menyebut pembunuhan komandan Pasukan Quds Qassem Soleimani menunjukkan "sifat teroris" AS.

Sebelumnya, militer AS mengakui 11 tentaranya dirawat untuk gejala gegar otak setelah serangan rudal Iran di pangkalan Irak tempat pasukan AS ditempatkan.

Pengakuan itu muncul setelah sebelumnya militer AS menyangkal tak ada tentaranya yang terluka dalam serangan itu.

Serangan Iran itu sebagai pembalasan atas serangan drone AS di Baghdad pada 3 Januari yang menewaskan komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran Qassem Soleimani.

Presiden AS Donald Trump dan militer AS menyatakan sebelumnya, tak ada korban setelah serangan di pangkalan udara Ain al-Asad, Irak barat dan fasilitas di utara wilayah Kurdi.

"Meski tak ada anggota personil AS yang tewas pada serangan Iran 8 Januari di pangkalan udara Al Asad, beberapa dirawat dengan gejala gegar otak akibat ledakan dan masih dilakukan penilaian," papar Kapten Bill Urban, juru bicara Komando Pusat AS.

Sebagai langkah pencegahan, beberapa personil dibawa ke fasilitas AS di Jerman atau Kuwait untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat dinyatakan fit untuk tugas, anggota personil akan kembali ke Irak," ujar dia, dilansir Reuters.

Sebanyak 1.500 tentara AS dikerahkan di pangkalan di gurun Anbar, Irak.
(sfn)
Berita Terkait
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, G7 Tegaskan Dukungan untuk Ukraina
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, Warga Rusia Diminta Tak ke Sana
Trump Kecam Harris Asyik...
Trump Kecam Harris Asyik Berpesta saat Timur Tengah Membara
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, S&P: Ekonomi Global Masuki Masa Berbahaya
IHSG Ambruk 1,88% saat...
IHSG Ambruk 1,88% saat Timur Tengah Membara, 664 Saham Memerah
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, Menhan AS Tegaskan Komitmen Bantu Pertahanan Arab Saudi
Berita Terkini
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
16 menit yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
1 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
2 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
2 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
4 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved