China Resmi Tugaskan Kapal Perang Terbesar di Asia

Selasa, 14 Januari 2020 - 09:14 WIB
China Resmi Tugaskan...
China Resmi Tugaskan Kapal Perang Terbesar di Asia
A A A
BEIJING - Angkatan Laut Tentara Pembebesan Rakyat (PLA Navy) China resmi menugaskan kapal perang jenis perusak, Nanchang, pada hari Minggu. Kapal Type 055 dengan rudal terpandu ini merupakan yang terbesar di Asia dan terbesar kedua di dunia.

Bagi PLA Navy China, Nanchang tercatat sebagai salah satu kapal perang paling canggih. Kapal ini akan memainkan peran penting dalam kelompok tempur kapal induk militer Beijing.

Media pemerintah, Xihua, menyebut keberadaan Nanchang sebagai bukti "lompatan generasi" untuk program modernisasi Angkatan Laut. Upacara penugasannya digelar di Qingdao, Pangkalan Angkatan Laut utama di provinsi timur Shandong, pada hari Minggu pagi.

Nanchang diluncurkan pada Juni 2017 dan melakukan debut publiknya dalam parade Angkatan Laut untuk menandai peringatan 70 tahun PLA Navy pada April tahun lalu. Namun, sumber-sumber militer mengatakan bahwa perlengkapannya belum selesai pada saat parade.

"Nanchang tampil di parade sebagai bagian dari perayaan, tetapi banyak peralatannya—termasuk radar, komunikasi dan sistem senjata serta karya-karya lainnya—belum benar-benar selesai," kata salah satu orang dalam PLA, yang dikutip dari South China Morning Post, Selasa (14/1/2020).

Sumber militer lain mengatakan Nanchang, yang memiliki bobot 12.000 ton, telah menjalani uji coba laut dan uji sistem senjata dalam delapan bulan terakhir.

Menurut laporan Xinhua mengatakan komisioning Nanchang, yang dilengkapi dengan senjata pertahanan udara, senjata anti-rudal, senjata anti-kapal dan senjata anti-kapal selam, merupakan "lompatan generasi" pada kapal perusak Angkatan Laut China. Komisioning adalah serangkaian kegiatan pemeriksaan.

Nanchang dipandang sebagai salah satu kapal paling canggih di dunia dari jenisnya, dan dari ukuran dan kecanggihannya berada di tepat belakang kapal perusak terbesar AS kelas Zumwalt.

Pakar Angkatan Laut yang berbasis di Beijing, Li Jie mengatakan, kapal Nanchang dan lima saudaranya akan memiliki peran penting dalam kelompok-kelompok tempur kapal induk China.

"Baik desain dan peralatan Nanchang telah mencapai standar internasional. Ini akan memainkan peran sebagai pengawal bagi armada kapal induk China yang masih baru di masa depan karena Beijing berencana untuk membangun setidaknya empat kelompok tempur kapal induk," kata Li.

Salah satu orang dalam PLA mengatakan bahwa petinggi Angkatan Laut telah sengaja memilih untuk menugaskan Nanchang sehari setelah pemilu Taiwan untuk menghindari pertentangan di pulau itu. Menurutnya, 11 Januari adalah salah satu tanggal yang disukai militer untuk komisioning sistem senjata yang baru dan canggih.

"(Tapi) PLA sangat menyadari bahwa jika komisioning diadakan pada hari Sabtu, yang juga 11 Januari, maka mungkin memiliki efek yang tidak diinginkan pada pemilu Taiwan. Untuk alasan yang sama pihak daratan (China) telah mengurangi kegiatan seperti patroli udara di dekat Taiwan selama beberapa bulan terakhir," katanya.

Pihak berwenang Taiwan sering menuduh Beijing melakukan kerusuhan dan menyalahkan kegiatan seperti latihan militer di Selat Taiwan karena hubungan yang buruk antara kedua belah pihak.
(mas)
Berita Terkait
Bikin Panas, Militer...
Bikin Panas, Militer China Latihan Pendaratan di Laut China Selatan
AS akan Bangun Pangkalan...
AS akan Bangun Pangkalan Militer Baru di Dekat Laut China Selatan
Pentagon Prihatin China...
Pentagon Prihatin China Gelar Latihan Militer di LCS
Militer AS Akui Intip...
Militer AS Akui Intip Latihan Militer China di LCS
Via Telepon, Menhan...
Via Telepon, Menhan China dan Bos Pentagon Bahas Situasi di LCS
Bela Filipina, Militer...
Bela Filipina, Militer AS Janji Lawan Perilaku Agresif China
Berita Terkini
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
36 menit yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
1 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
2 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
3 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
4 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved