Pakistan Desak OKI Satukan Suara Bela Muslim India

Senin, 30 Desember 2019 - 18:36 WIB
Pakistan Desak OKI Satukan...
Pakistan Desak OKI Satukan Suara Bela Muslim India
A A A
ISLAMABAD - Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mehmood Qureshi mendesak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk menyatukan para Menteri Luar Negerinya untuk membantu membela Muslim India. Qureshi berharap, OKI akan segera menggelar pertemuan untuk membahas hal ini.

"Kami berharap OKI akan mengadakan pertemuan para Menteri Luar Megerinya di Islamabad dan bersama-sama mengangkat suara mereka untuk Muslim India," kata Qureshi, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (30/12/2019).

Mengenai undang-undang kewarganegaraan India, Qureshi mengatakan India tampaknya terbagi menjadi sekularis dan “Supremasi Hindutva". Alasannya, karena minoritas dan umat Hindu yang berpendidikan juga memprotes undang-undang kontroversial itu.

Pada 11 Desember, parlemen India mengeluarkan undang-undang kewarganegaraan yang kontroversial yang menawarkan hak kewarganegaraan kepada komunitas Hindu, Budha, Kristen, Parsi, dan Jain yang bermigrasi dari Pakistan, Bangladesh, dan Afghanistan. Namun undang-undang itu mengecualikan Muslim, yang memicu protes massa di seluruh negeri yang sejauh ini telah merenggut 26 nyawa.

Pada 24 Desember, Komisi Independen HAM Independen OKI mengutuk keras kekerasan dan hilangnya nyawa selama berlangsungnya protes damai di negara itu terhadap undang-undang kewarganegaraan.

Komisi itu mendesak masyarakat internasional dan PBB untuk menekan pemerintah India untuk mencabut klausul diskriminatif dari undang-undang baru dan mematuhi norma dan standar internasional yang relevan dalam menangani protes damai yang sedang berlangsung dan memastikan perlindungan semua hak asasi manusia.
(esn)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Kantongi Lisensi Palsu,...
Kantongi Lisensi Palsu, 150 Pilot PIA Dilarang Terbang
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
1 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
5 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
6 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
7 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
8 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
9 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved