AS Sanksi Maskapai Iran Terkait Pengembangan Senjata Pemusnah Massal

Kamis, 12 Desember 2019 - 01:39 WIB
AS Sanksi Maskapai Iran...
AS Sanksi Maskapai Iran Terkait Pengembangan Senjata Pemusnah Massal
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap beberapa perusahaan transportasi Iran, termasuk maskapai Mahan Air atas tuduhan berperan dalam pengembangan senjata pemusnah massal.

Sanksi terbaru ini diumumkan hari Rabu waktu Washington. Itu bagian dari "kampanye tekanan maksimum" Amerika terhadap rezim Teheran atas program nuklir dan rudal balistiknya.

Menteri Luar Negeri Amerika, Michael Pompeo, seperti dikutip Reuters, Kamis (12/12/2019), mengatakan tiga agen penjualan umum Mahan Air dijatuhi sanksi terkait perannya dalam pengembangan senjata pemusnah massal.

Jaringan pelayaran Iran juga masuk daftar entitas Iran yang terkena sanksi. Jaringan pelayaran itu dituduh terlibat dalam penyelundupan bantuan mematikan dari Iran ke Yaman atas nama Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan pasukan paramiliter asing serta mata-mata Pasukan Quds.

"Tindakan hari ini terhadap jaringan bantuan mematikan adalah contoh lain dari pemerintah AS memotong semua jalan untuk pengiriman senjata kepada pemberontak Houthi," kata Departemen Keuangan Amerika dalam sebuah pernyataan.

Menurut departemen tersebut, Mahan Air telah mengangkut petempur dan pasokan ke Suriah untuk mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang saudara.

Pompeo mengatakan dalam pengarahan bahwa program senjata pemusnah massal Iran menyalurkan uang dari orang-orang Iran dan meningkatkan aksi terorisme rezim.

"Selama perilakunya yang memfitnah terus berlanjut, demikian juga tekanan maksimum kami," kata Pompeo, mengacu pada "kampanye tekanan maksimum" administrasi Donald Trump terhadap Iran.

Pemerintahan Trump memberlakukan "kampanye tekanan maksimum" terhadap Teheran dengan meningkatkan sanksi. Langkah itu sebagai kelanjutan dari langkah Trump pada tahun lalu, yakni menarik Washington keluar dari perjanjian nuklir multinasional 2015 yang diteken AS pada era pemerintah Barack Obama.
(mas)
Berita Terkait
Khamenei: Negosiasi...
Khamenei: Negosiasi dengan AS Tidak Bijaksana dan Tak akan Selesaikan Masalah Iran
Pemimpin Tertinggi Ali...
Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei: AS akan Dapat Tamparan Keras jika Serang Iran
Trump Surati Pemimpin...
Trump Surati Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei, Desak Perundingan Nuklir
Diancam Trump, Khamenei...
Diancam Trump, Khamenei Perintahkan Iran Lanjutkan Pengembangan Rudal Canggih
Kedubes Iran di Jakarta...
Kedubes Iran di Jakarta Dipenuhi Karangan Bunga Usai Kematian Ali Khamenei
Keterangan Dubes Iran...
Keterangan Dubes Iran terkait wafatnya Ali Khamenei
Berita Terkini
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
36 menit yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
1 jam yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
2 jam yang lalu
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
3 jam yang lalu
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved