Mogok Kerja Berlanjut Hingga Pekan Depan, Macron Kian Tertekan

Sabtu, 07 Desember 2019 - 01:20 WIB
Mogok Kerja Berlanjut...
Mogok Kerja Berlanjut Hingga Pekan Depan, Macron Kian Tertekan
A A A
PARIS - Serikat buruh Prancis menyerukan unjuk rasa dan mogok kerja menentang reformasi pensiun berlanjut hingga pekan depan. Langkah ini semakin menekan Presiden Emmanuel Macron.

Komuter menghadapi gangguan parah untuk berangkat dan pulang kerja pada Jumat (6/12). Banyak rumah sakit kekurangan staf dan Paris City Hall menyatakan puluhan sekolah di Paris akan tetap tutup.

Situasi ini terjadi saat serikat buruh menentang rencana Macron merampingkan salah satu sistem pensiun paling besar di dunia. Para pekerja transportasi menggelar mogok kerja sejak Kamis (5/12) dan turun ke jalan menyuarakan tuntutannya.

Aksi unjuk rasa dan mogok kerja juga diikuti oleh para guru, dokter, polisi, pemadam kebakaran dan pegawai negeri sipil (PNS). Asap dan gas air mata menyelimuti beberapa wilayah Paris dan Nantes saat unjuk rasa berubah menjadi kerusuhan.

Para pemimpin serikat buruh menyatakan pekerja publik harus tetap mogok kerja hingga Selasa (10/12) saat mereka mendesak para anggotanya kembali turun ke jalan.

"Serikat buruh akan bertemu pada Selasa (10/12) malam untuk memutuskan aksi kita selanjutnya jika kemudian Macron dan Perdana Menteri (PM) Edouard Philippe tidak membuka negosiasi," ujar Catherine Perret dari serikat buruh sayap kiri CGT.

Mogok kerja kali ini menjadi tekanan besar bagi Macron yang menjabat sejak 2017 dengan janji membuka perekonomian Prancis. Serikat buruh menganggap Macron berupaya melucuti berbagai proteksi yang kini dimiliki para pekerja.

"Kami akan protes selama sepekan paling tidak, dan pada akhir pekan, pemerintah harus mundur," ujar pegawai transportasi Paris Patrick Dos Santos, 50.
(sfn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
45 menit yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
1 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
2 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
3 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
4 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
6 jam yang lalu
Infografis
Hingga Juli 2024 14...
Hingga Juli 2024 14 Bank Bangkrut, OJK Sebut Bakal Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved