Pemimpin Hong Kong: UU AS Akan Rusak Kepercayaan Bisnis

Selasa, 03 Desember 2019 - 18:03 WIB
Pemimpin Hong Kong:...
Pemimpin Hong Kong: UU AS Akan Rusak Kepercayaan Bisnis
A A A
HONG KONG - Pemimpin Hong Kong Carrie Lam menyatakan Undang-undang (UU) Amerika Serikat (AS) yang mendukung demonstran dapat merusak kepercayaan bisnis di pusat keuangan Asia tersebut.

Pernyataan itu muncul saat Lam mengumumkan paket keempat kebijakan pemulihan untuk mendorong ekonomi Hong Kong yang terkena dampak unjuk rasa. Lam menganggap UU Hak Asasi Manusia (HAM) dan Demokrasi Hong Kong yang disahkan AS pekan lalu sangat tidak diperlukan.

UU itu mengharuskan Departemen Luar Negeri (Deplu) AS melakukan sertifikasi per tahun bahwa Hong Kong tetap memiliki otonomi yang cukup untuk layak bagi syarat perdagangan AS. UU itu juga memiliki ancaman sanksi untuk pelanggaran HAM.

"Dampak saat ini pada kepercayaan karena korporat akan khawatir tentang langkah yang mungkin diambil pemerintah AS di masa depan setelah mereka meninjau legislasi ini," papar Lam, dilansir Reuters.

Lam tidak menyebut dengan rinci kebijakan pemulihan tambahan untuk mendorong aktivitas ekonomi. Pemerintah sebelumnya menawarkan paket pemulihan senilai USD2,7 miliar untuk mendukung ekonomi, terutama sektor transportasi, pariwisata dan ritel.

Kerusuhan telah mengganggu penjualan ritel yang turun drastis pada Oktober saat unjuk rasa membuat takut para turis dan menekan belanja wisatawan.

Sebagai langkah balasan, China melarang pesawat dan kapal militer AS mengunjungi Hong Kong. Langkah China ini pun turut berdampak pada ekonomi Hong Kong.
(sfn)
Berita Terkait
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
Warga Hong Kong Peringati...
Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Demonstran Hong Kong...
Demonstran Hong Kong Gelar Aksi di Dalam Mall
Pengunjuk Rasa Hong...
Pengunjuk Rasa Hong Kong Tolak RUU Keamanan Baru
Aktivis Demokrasi Hong...
Aktivis Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Ditangkap
Setahun, 117 Orang Ditangkap...
Setahun, 117 Orang Ditangkap di Bawah Undang-undang Keamanan Hong Kong
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
59 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
5 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
5 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved