Vietnam Tangkap Delapan Orang Terkait Korban Tewas Truk Inggris
Senin, 04 November 2019 - 16:02 WIB
Vietnam Tangkap Delapan Orang Terkait Korban Tewas Truk Inggris
A
A
A
HANOI - Kepolisian Vietnam menahan delapan orang terkait penemuan 39 jasad warga Vietnam di truk dekat London bulan lalu.
Kepolisian Inggris pekan lalu mendakwa dua pria dengan tuduhan pembunuhan terkait kematian puluhan orang itu. Para korban ditemukan di dalam kontainer di truk itu pada 23 Oktober.
"Berdasarkan apa yang kami pelajari dari para tersangka, kami akan aktif meluncurkan investigasi untuk memerangi dan membasmi jaringan yang membawa orang secara ilegal ke Inggris," ungkap Kepala Kepolisian Provinsi Nghe An, Nguyen Huu Cau pada kantor berita VNA.
Dia menambahkan, "Hal terbaik untuk dilakukan sekarang adalah menghadapi berbagai konsekuensi insiden itu dan membantu anggota keluarga menerima jasad korban."
Cau menjelaskan, kepolisian memperlakukan tragedi itu sebagai insiden penyelundupan dan bukan kasus perdagangan manusia.
Sebagian besar korban dari provinsi Nghe An dan Ha Tinh di Vietnam bagian tengah-utara yang minim lapangan kerja. Banyaknya geng penyelundup manusia dan bencana lingkungan mengakibatkan gelombang migran datang dari wilayah itu.
Kepolisian Inggris pekan lalu mendakwa dua pria dengan tuduhan pembunuhan terkait kematian puluhan orang itu. Para korban ditemukan di dalam kontainer di truk itu pada 23 Oktober.
"Berdasarkan apa yang kami pelajari dari para tersangka, kami akan aktif meluncurkan investigasi untuk memerangi dan membasmi jaringan yang membawa orang secara ilegal ke Inggris," ungkap Kepala Kepolisian Provinsi Nghe An, Nguyen Huu Cau pada kantor berita VNA.
Dia menambahkan, "Hal terbaik untuk dilakukan sekarang adalah menghadapi berbagai konsekuensi insiden itu dan membantu anggota keluarga menerima jasad korban."
Cau menjelaskan, kepolisian memperlakukan tragedi itu sebagai insiden penyelundupan dan bukan kasus perdagangan manusia.
Sebagian besar korban dari provinsi Nghe An dan Ha Tinh di Vietnam bagian tengah-utara yang minim lapangan kerja. Banyaknya geng penyelundup manusia dan bencana lingkungan mengakibatkan gelombang migran datang dari wilayah itu.
(sfn)