Hizbullah: Pemerintahan Baru Lebanon Harus Dengarkan Demonstran

Minggu, 03 November 2019 - 06:02 WIB
Hizbullah: Pemerintahan...
Hizbullah: Pemerintahan Baru Lebanon Harus Dengarkan Demonstran
A A A
BEIRUT - Kelompok Hizbullah menyatakan pemerintahan baru harus mendengarkan tuntutan demonstran yang membuat Saad al-Hariri mundur dari posisi perdana menteri (PM) Lebanon.

Unjuk rasa yang terjadi sejak 17 Oktober itu membawa Lebanon ke dalam krisis politik saat ekonomi semakin memburuk sejak perang sipil 1975-1990. Hariri mundur setelah mengaku gagal menyelesaikan krisis dan unjuk rasa yang terus meluas.

Hizbullah yang menjadi penasehat politik Hariri menentang keputusan mundur itu karena reformasi harus segera dilaksanakan untuk mengatasi krisis keuangan negara.

"Pemerintahan baru harus dibentuk sesegera mungkin dan pemerintahan baru harus mendengarkan tuntutan rakyat yang turun ke jalan," ungkap Pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah dalam pidato di televisi.

Dia menambahkan, "Harus ada kerja serius karena waktunya sempit dan begitu juga kesabaran rakyat. Tujuan pemerintah seharusnya memulihkan kepercayaan."

Setelah memeringatkan kekosongan kekuasaan dapat memicu kekacauan dan perang sipil, Nasrallah menyatakan kesabaran dan kesadaran rakyat Lebanon telah menghindari skenario itu.

Perbankan Lebanon kembali buka untuk pertama kali dalam dua pekan terakhir pada Jumat (1/11), dengan puluhan orang masih terlihat antre di sejumlah kantor cabang bank.

"Para nasabah mengalami pembatasan baru untuk tranfer ke luar negeri dan penarikan dari rekening dolar Amerika Serikat (AS) meski tak ada kontrol dana resmi," ungkap para bankir dan nasabah.
(sfn)
Berita Terkait
Serang Pasukan Penjaga...
Serang Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon, Israel Dianggap Mencari Musuh Baru
Puluhan Orang Tewas...
Puluhan Orang Tewas Dalam Insiden Ledakan Mobil Tanki BBM di Lebanon
Bank Central Sebut Lebanon...
Bank Central Sebut Lebanon Saat Ini Bergerak Tanpa ‘Kepala’
Krisis Ekonomi, Militer...
Krisis Ekonomi, Militer Lebanon 'Sewakan' Helikopter pada Turis
China Minta Warganya...
China Minta Warganya untuk Meninggalkan Israel Secepatnya
Israel Gagal Gapai Kemenangan...
Israel Gagal Gapai Kemenangan di Gaza, Bagaimana Zionis Bisa Berhasil Melawan Hizbullah?
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
31 menit yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
1 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
2 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
2 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
2 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
4 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved