Resmi, Trump Jatuhkan Sanksi kepada Turki

Selasa, 15 Oktober 2019 - 07:45 WIB
Resmi, Trump Jatuhkan...
Resmi, Trump Jatuhkan Sanksi kepada Turki
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menjatuhkan sanksi kepada Turki atas operasi militernya di Suriah. Sanksi tersebut ditujukan kepada para pejabat dan institusi Turki.

Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin mengatakan sanksi diberikan kepada tiga menteri bersama dengan Departemen Pertahanan dan Kementerian Energi Turki. Sementara Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan Trump telah berbicara dengan koleganya dari Turki Presiden Recep Tayyep Erdogan dan menyerukan gencatan senjata.

"Presiden Amerika Serikat meminta Presiden Turki untuk menghentikan invasi," kata Pence setelah bertemu Trump seperti dikutip dari CBS News, Selasa (15/10/2019).

Pence mengatakan, Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang mengesahkan sanksi dan menyerahkannya kepada pemimpin delegasi ke Turki untuk mulai menegosiasikan resolusi antara Turki dan Kurdi. Trump juga memerintahkan kenaikan tarif baja serta segera membatalkan negosiasi kesepakatan perdagangan senilai USD100 miliar dengan Turki.

Perintah eksekutif memberi wewenang kepada menteri keuangan untuk memberi sanksi kepada para pejabat Turki atas tindakan atau kebijakan yang lebih lanjut mengancam perdamaian, keamanan, stabilitas, atau integritas wilayah Suriah. Dalam pernyataan sebelumnya, Trump mengatakan dia sepenuhnya siap untuk dengan cepat menghancurkan perekonomian Turki jika para pemimpin Turki terus menempuh jalan berbahaya dan merusak ini. (Baca juga: Trump Lenyapkan Ekonomi Turki jika Lakukan Hal Terlarang di Suriah )

Langkah itu merupakan upaya konkret pertama AS untuk menghukum Turki, sekutunya di NATO, karena penyerbuannya ke daerah-daerah yang dipegang oleh sekutu Kurdi AS setelah Trump memerintahkan penarikan pasukan dari Suriah utara pekan lalu.

"Jika operasi Turki berlanjut, itu akan memperburuk krisis kemanusiaan yang tumbuh dan menakutkan, dengan konsekuensi yang berpotensi bencana," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam sebuah pernyataan.

"Untuk menghindari penderitaan sanksi lebih lanjut yang dikenakan di bawah perintah eksekutif baru ini, Turki harus segera menghentikan ofensif sepihak di timur laut Suriah dan kembali ke dialog dengan Amerika Serikat tentang keamanan di Suriah timur laut," imbuhnya.

Turki meluncurkan operasi militer pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump menarik beberapa pasukan yang telah mendukung pasukan Kurdi dalam perang melawan Negara Islam (IS atau ISIS).
(ian)
Berita Terkait
Pemerintahan Trump Pertimbangkan...
Pemerintahan Trump Pertimbangkan Penarikan Penuh Pasukan AS dari Suriah
AS: Operasi Militer...
AS: Operasi Militer Turki ke Suriah Mengancam Stabilitas Regional
Suriah Sebut Setiap...
Suriah Sebut Setiap Serangan Turki Sama dengan Kejahatan Perang
AS Prihatin Turki Terus...
AS Prihatin Turki Terus Gempur Basis Kurdi di Suriah
AS Dukung Operasi Militer...
AS Dukung Operasi Militer Turki di Suriah Meski Persulit Kurdi
2 Rudal Hantam Pangkalan...
2 Rudal Hantam Pangkalan AS di Suriah di Tengah Operasi Militer Turkiye
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
31 menit yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
1 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
2 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
3 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved