AS: Operasi Militer Turki ke Suriah Mengancam Stabilitas Regional

Kamis, 26 Mei 2022 - 04:30 WIB
loading...
AS: Operasi Militer...
AS: Operasi Militer Turki ke Suriah Mengancam Stabilitas Regional. FOTO/Bloomberg
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memperingatkan, operasi militer baru Turki ke Suriah utara akan menyebabkan ketidakstabilan regional. AS juga mengutuk tindakan semacam itu dan eskalasi konflik.

Berbicara pada konferensi pers, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, mengaku sangat prihatin dengan laporan dan diskusi tentang potensi peningkatan aktivitas militer di Suriah utara dan khususnya dampaknya terhadap penduduk sipil di sana.

Baca: Turki Gelar Serangan Militer Baru di Suriah Utara, Ini Targetnya

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengumumkan pada awal pekan ini bahwa Ankara akan meluncurkan serangan militer baru ke Suriah utara dalam upaya untuk lebih mendorong kembali kelompok militan Kurdi, Unit Perlindungan Rakyat (YPG), dan mengamankan 30km ' zona aman' untuk menampung setidaknya satu juta pengungsi Suriah yang tinggal di Turki.

Pemerintah Turki memandang YPG dan milisi Kurdi yang berafiliasi lainnya, seperti Pasukan Demokrat Suriah (SDF), sebagai kelompok teroris karena dugaan hubungan langsung mereka dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), sebuah organisasi teroris yang ditunjuk yang beroperasi di Turkiye dan wilayah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Terungkap, Serangan...
Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel
Rekomendasi
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved