Pemerintahan Trump Pertimbangkan Penarikan Penuh Pasukan AS dari Suriah

Jum'at, 23 Januari 2026 - 19:44 WIB
loading...
Pemerintahan Trump Pertimbangkan...
Pasukan AS masih berada di Suriah. Foto/war on the rocks
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan "penarikan penuh" pasukan dari Suriah menyusul runtuhnya kelompok bersenjata Kurdi (YPG/SDF) ketika Presiden Ahmed al-Sharaa berupaya merebut kendali atas bagian timur laut Suriah. Kabar itu diungkap dalam laporan Wall Street Journal pada hari Kamis (22/1/2026).

"Peristiwa yang mengejutkan dalam seminggu terakhir telah membuat Pentagon mempertanyakan kelayakan misi militer Amerika di Suriah setelah kekalahan SDF," ungkap laporan tersebut, mengutip tiga pejabat AS.

“Para pejabat AS melihat tidak ada alasan untuk mempertahankan pasukan Amerika di Suriah jika SDF sepenuhnya bubar,” tambahnya.

AS memiliki 1.500 pasukan di Suriah, menurut pengumuman Pentagon pada bulan Juli. Presiden AS Donald Trump, tak lama setelah menjabat untuk masa jabatan kedua pada Januari lalu, mengatakan dia "akan membuat keputusan" tentang pasukan di Suriah.

Ditanya tentang laporan tersebut, seorang pejabat Pentagon mengatakan kepada Anadolu, "Kami tidak memiliki informasi untuk diberikan tentang hal ini, dan kami tidak berspekulasi tentang situasi hipotetis atau operasi di masa mendatang."

Baca juga: Visi Kushner dan Trump untuk Gaza Dianggap Rekayasa Kolonial yang Hancurkan Budaya Asli
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved