China Kutuk Pembatasan Visa AS

Rabu, 09 Oktober 2019 - 07:36 WIB
China Kutuk Pembatasan...
China Kutuk Pembatasan Visa AS
A A A
WASHINGTON - Kedutaan Besar China di Washington mengecam pemberlakuan pembatasan visa yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS). AS memberlakukan pembatasan visa terhadap beberapa pejabat Cina atas perlakuan Cina terhadap minoritas Muslim di Xinjiang sebagai gangguan dalam urusan dalam negeri China.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kedutaan Besar China mengatakan, keputusan AS secara serius telah melanggar norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional, mencampuri urusan dalam negeri China dan merusak kepentingan China. China menyesalkan dan dengan tegas menentang hal itu.

“Xinjiang tidak memiliki apa yang disebut masalah hak asasi manusia yang diklaim oleh AS. Tuduhan oleh pihak AS hanyalah dalih untuk campur tangan,” kata juru bicara itu seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/10/2019).

Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengumumkan pembatasan visa bagi pejabat China. Negeri Tirai Bambu itu dicurigai terlibat dalam penahanan dan pelanggaran HAM terhadap jutaan umat Muslim Uighurs dan kelompok minoritas lainnya.

Langkah itu dilakukan ketika Departemen Luar Negeri AS meningkatkan kecaman publik atas penahanan sewenang-wenang China hingga dua juta etnis Uighurs di di kamp-kamp interniran yang dirancang untuk menghapus identitas agama dan etnis.

Pembatasan visa juga mengikuti daftar hitam Departemen Perdagangan AS terhadap 28 perusahaan China, kantor pemerintah dan biro keamanan atas dugaan peran mereka dalam memfasilitasi pelanggaran hak asasi manusia di wilayah Xinjiang. (Baca juga: AS Blacklist Puluhan Perusahaan China atas Penindasan Muslim Uighur)
(ian)
Berita Terkait
Indonesia di Tengah...
Indonesia di Tengah Rivalitas Amerika Serikat dengan China
AS Sebut Genosida Uighur...
AS Sebut Genosida Uighur Jadi Salah Satu Topik Pembicaraan dengan China
Paksa Muslim Uighur...
Paksa Muslim Uighur Lakukan Aborsi, AS Kecam China
China kepada AS: Jangan...
China kepada AS: Jangan Ikut Campur Soal Uighur
Diduga Dibuat di Kamp...
Diduga Dibuat di Kamp Uighur, AS Sita Produk Rambut Manusia Asal China
China Siap Balas Sanksi...
China Siap Balas Sanksi Baru AS Terkait Hak Asasi Muslim Uighur
Berita Terkini
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
39 menit yang lalu
Negara Pecahan Soviet...
Negara Pecahan Soviet Ini Ingin Gabung NATO, tapi Ditentang Rakyatnya
1 jam yang lalu
Iran Diduga Gunakan...
Iran Diduga Gunakan Rudal China saat Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
2 jam yang lalu
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
2 jam yang lalu
Ini Bukti Baru Kegagalan...
Ini Bukti Baru Kegagalan Invasi AS! Fasilitas Rudal Bawah Tanah Iran Dibuka Kembali
4 jam yang lalu
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved