Khamenei Dituding Setujui Serangan terhadap Kilang Minyak Saudi

Kamis, 19 September 2019 - 22:47 WIB
Khamenei Dituding Setujui...
Khamenei Dituding Setujui Serangan terhadap Kilang Minyak Saudi
A A A
WASHINGTON - Seorang pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) menuduh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyetujui serangan dahsyat terhadap dua kilang minyak Aramco Arab Saudi akhir pekan lalu.

Pejabat itu berbicara dengan syarat anonim kepada CBS News hari Kamis (19/9/2019). Menurutnya, Khamenei mengizinkan serangan dengan syarat serangan itu dilakukan dengan cara menyangkal keterlibatan Iran.

Laporan media Amerika itu muncul setelah Menteri Luar Negeri AS Michael Richard Pompeo, yang berkunjung ke Kerajaan Arab Saudi, menyebut serangan pada hari Sabtu pekan lalu sebagai "aksi perang" dari Iran. Serangan dengan pesawat nirawak dan rudal jelajah itu menghancurkan separuh dari produksi minyak Arab Saudi.

CBS News tidak memberikan rincian tentang sosok pejabat AS atau bagaimana mereka memperoleh informasi tersebut.

Para pejabat AS yang dikutip media itu mengatakan, bukti paling memberatkan terhadap Iran adalah foto-foto satelit yang belum dirilis yang menunjukkan Korps Garda Revolusi Iran melakukan persiapan untuk serangan di Pangkalan Udara Ahvaz Iran.

"Kami benar-benar lengah," kata seorang pejabat AS.

Khamenei maupun pemerintah Iran belum berkomentar atas tuduhan terbaru itu. Media pemerintah Iran mengatakan Teheran telah menulis nota ke Washington melalui Kedutaan Swiss pada hari Senin. Nota itu menegaskan bahwa Iran tidak terlibat dalam serangan di Saudi dan memperingatkan akan menanggapi tindakan militer apa pun terhadap Iran.

Pemberontak Houthi Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap dua kilang minyak Aramco. Namun, baik Washington maupun Riyadh mengesampingkan klaim tersebut.

Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa pemerintah AS telah menyimpulkan serangan itu melibatkan rudal jelajah dari Iran, dan mengatakan bukti akan disampaikan pada Majelis Umum PBB minggu depan.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi dalam konferensi pers mengatakan dari bukti-bukti yang ditunjukkan tidak diragukan bahwa serangan disponsori oleh Iran. Bukti yang dibeberkan itu antara lain puing-puing rudal dan drone, foto udara serta foto close-up dari fasilitas produksi minyak Aramco yang rusak akibat serangan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan ada puing dari 25 pesawat nirberawak dan rudal jelajah yang ditemukan di dua lokasi serangan di fasilitas kilang minyak Abqaiq dan Khura.

"Serangan itu diluncurkan dari utara dan disponsori oleh Iran," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Iran Akui Beri Teknologi...
Iran Akui Beri Teknologi pada Yaman untuk Buat Rudal dan Drone
Houthi Klaim Tembak...
Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone AS Dekat Perbatasan Saudi
Saudi Klaim Telah Cegat...
Saudi Klaim Telah Cegat Hampir 1.000 Drone dan Rudal Houthi
Dua Rudal dan 6 Drone...
Dua Rudal dan 6 Drone Houthi Incar Arab Saudi, Semua Ditembak Jatuh
Koalisi Arab Tembak...
Koalisi Arab Tembak Jatuh Drone dan Rudal Houthi yang Menuju Arab Saudi
AS: Penjualan 280 Rudal...
AS: Penjualan 280 Rudal AMRAAM ke Arab Saudi untuk Halau Serangan Udara Houthi
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
34 menit yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
4 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
5 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
7 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
8 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved