Di Beijing, Merkel Bilang Kebebasan Hong Kong Harus Dilindungi

Jum'at, 06 September 2019 - 14:54 WIB
Di Beijing, Merkel Bilang...
Di Beijing, Merkel Bilang Kebebasan Hong Kong Harus Dilindungi
A A A
BEIJING - Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan hak dan kebebasan penduduk Hong Kong harus dilindungi. Menurutnya, solusi untuk krisis yang melanda kota itu hanya dapat dilakukan melalui dialog sementara aksi kekerasan harus dihindari.

Hal itu diungkapkan Merkel pada konferensi pers di Beijing bersama Perdana Menteri China Li Keqiang.

"Hak-hak dan kebebasan yang disepakati dalam Undang-undang Dasar Hong Kong harus dilindungi," kata pemimpin Jerman itu seperti dikutip dari AP, Jumat (6/9/2019).

Hukum Dasar adalah konstitusi de facto Hong Kong, yang menjanjikan wilayah semi otonom dan hak demokrasi tertentu tidak diberikan kepada China.

Merkel menambahkan bahwa dialog politik, bukan kekerasan, adalah jalan menuju resolusi.

Selama tiga bulan terakhir, Hong Kong dilanda aksi demonstrasi besar-besaran. Aksi protes yang awalnya menolak rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi kini berubah menjadi tuntutan reformasi demokrasi.

Banyak penduduk Hong Kong khawatir Beijing mengikis otonomi yang diberikan kepada bekas jajahan Inggris itu ketika diserahkan kembali ke China pada tahun 1997.

Aksi protes besar-besaran yang beberapa kali berujung pada aksi kekerasan menghadirkan tantangan populer terbesar bagi Presiden China Xi Jinping sejak ia berkuasa pada 2012.

China menyangkal tuduhan ikut campur dan mengatakan Hong Kong adalah urusan internal Beijing. Mereka mengecam aksi protes dan memperingatkan kerusakan ekonomi dan kemungkinan penggunaan kekuatan untuk memadamkan kerusuhan.
(ian)
Berita Terkait
Respon UU Keamanan China,...
Respon UU Keamanan China, Jerman Hentikan Ekspor Senjata ke Hong Kong
Tidak Setia pada China,...
Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Pemimpin Hong Kong Carrie...
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman
Menteri Hong Kong Bela...
Menteri Hong Kong Bela UU Keamanan Bentukan China
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Legislatif China Sahkan...
Legislatif China Sahkan Draft RUU Keamanan Nasional Hong Kong
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
2 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
3 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
4 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
5 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
6 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
7 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved