Indonesia Berharap Perjanjian Nuklir Iran Diimplementasikan Secara Penuh

Jum'at, 06 September 2019 - 13:23 WIB
Indonesia Berharap Perjanjian...
Indonesia Berharap Perjanjian Nuklir Iran Diimplementasikan Secara Penuh
A A A
JAKARTA - JAKARTA - Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, menyampaikan harapan Indonesia terkait perjanjian nuklir Iran. Hal itu disampaikannya saat bertemu dengan koleganya asal Iran, Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif, di Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Kepada Zarif, Retno mengatakan, Indonesia berharap kesepakatan nuklir Iran dapat diimplementasikan secara penuh.

"Secara prinsip Indonesia ingin melihat bahwa kesepakatan JCPOA masih dapat dijalankan secara penuh dan efektif," kata Retno menggunakan nama resmi kesepakatan nuklir Iran, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Selain membahas mengenai isu kesepakatan nuklir, dalam pertemuan itu keduanya juga membahas mengenai isu bilateral. Keduanya membahas beberapa perkembangan kerja sama dan kegiatan yang dilakukan oleh kedua negara antara lain penyelenggaraan konsultasi konsuler kelima yang baru saja dilakukan di Yogyakarta pada tanggal 27 Agustus lalu.

"Kemudian penyelenggaraan dialog mengenai hak asasi manusia di Surakarta pada bulan September, kemudian delegasi Komisi Yudisial dan hukum Iran telah berkunjung ke Indonesia Agustus tahun ini, dan delegasi parlemen Indonesia baru saja melakukan kunjungan ke Iran pada pertengahan Agustus yang lalu," ungkap Retno.

"Saya juga menyambut baik kemajuan kerja sama bilateral di bidang pemberdayaan perempuan dan kesehatan. Pada bulan April 2019, Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan pertemuan yang membahas praktik terbaik dalam pemberdayaan ekonomi wanita dalam model industri rumahan yang juga dihadiri oleh Iran," sambungnya.

Retno menambahkan, dalam pertemuan itu, dia dan Zarif juga membahas isu Timur Tengah dan Palestina. Terkait Timur Tengah, Retno menegaskan bahwa Indonesia ingin melihat Timur Tengah sebagai kawasan yang damai, stabil dan sejahtera

Indonesia, papar Retno, meyakini bahwa tidak akan ada perdamaian dunia jika tidak ada perdamaian di Timur Tengah

"Indonesia mengharapkan semua pihak ikut berkontribusi dalam menciptakan stabilitas dan perdamaian di Timur Tengah. Berbagai perbedaan dan konflik di Timur Tengah penting untuk segera diselesaikan melalui dialog." kata Retno

"Beberapa prinsip antara lain penghormatan terhadap kedaulatan wilayah negara dan tanpa intervensi urusan dalam negeri negara lain perlu terus dijunjung," imbuhnya.

Sementara terkait Palestina, Retno menekankan bahwa solusi dua negara merupakan satu-satunya solusi jika ingin melihat perdamaian yang lestari.
(ian)
Berita Terkait
Iran Puji Sikap Indonesia...
Iran Puji Sikap Indonesia Soal Kesepakatan Nuklir
Iran Blokir Inspeksi...
Iran Blokir Inspeksi ke Situs Nuklir
Lima Tahun Kesepakatan...
Lima Tahun Kesepakatan Nuklir, Iran: Tidak akan Ada Negosiasi Ulang
Iran Tegaskan Siap Respon...
Iran Tegaskan Siap Respon Keras Setiap Pelanggaran Kesepakatan Nuklir
Rouhani: Jika Mau, Iran...
Rouhani: Jika Mau, Iran Bisa Memperkaya Uranium Hingga 90 Persen
Parlemen Iran Sahkan...
Parlemen Iran Sahkan UU Pengayaan Uranium Dekati Level Senjata Nuklir
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
6 jam yang lalu
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
7 jam yang lalu
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
8 jam yang lalu
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
9 jam yang lalu
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
10 jam yang lalu
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
11 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved