Iran Tegaskan Siap Respon Keras Setiap Pelanggaran Kesepakatan Nuklir
Kamis, 16 Juli 2020 - 16:17 WIB
loading...
Iran mengaku akan merespon dengan tegas setiap langkah-langkah yang tidak bertanggung jawab terkait dengan kesepakatan nuklir atau Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Foto/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Iran mengaku akan merespon dengan tegas setiap langkah-langkah yang tidak bertanggung jawab terkait dengan kesepakatan nuklir atau Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Iran juga mendesak tiga negara Eropa penandatangan JCPOA untuk mematuhi komitmen mereka terhadap kesepakatan ini.
Kedutaan Besar Iran di Jakarta, dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Kamis (16/7/2020), mengatakan, modal internasional, hukum, teknis, strategis, dan politik dari JCPOA telah sangat terkikis pada peringatan kelima ini dikarenakan tindakan illegal Amerika Serikat (AS) yang destruktif.
( Baca juga: Insiden Misterius di Iran Berlanjut, 7 Kapal Dekat PLTN Terbakar )
"Ketidakpatuhan pemerintah AS terhadap kewajibannya di bawah resolusi 2231, dan tiadanya keinginan pihak-pihak lain untuk mengembalikan keseimbangan yang hilang pada JCPOA, telah memperumit situasi saat ini dan secara nyata membuat Republik Islam Iran yang patuh terhadap kewajibannya tidak dapat memanfaatkan hasil dari JCPOA antara lain pencabutan sanksi nuklir," ungkapnya.
Iran kemudian menyampaikan apresiasinya kepada China dan Rusia dikarenakan tindakakan dan kebijakan konstruktif mereka yang penuh dengan tekad, baik pada Dewan Keamanan (DK) PBB, Dewan Gubernur IAEA dan Komisi Bersama JCPOA demi melindungi kesepakatan ini dan pelaksanaannya serta berharap dengan berlanjutnya usaha demikian keadaan yang dibutuhkan bagi pelaksanaan penuh JCPOA dapat terbentuk.
Kedutaan Besar Iran di Jakarta, dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Kamis (16/7/2020), mengatakan, modal internasional, hukum, teknis, strategis, dan politik dari JCPOA telah sangat terkikis pada peringatan kelima ini dikarenakan tindakan illegal Amerika Serikat (AS) yang destruktif.
( Baca juga: Insiden Misterius di Iran Berlanjut, 7 Kapal Dekat PLTN Terbakar )
"Ketidakpatuhan pemerintah AS terhadap kewajibannya di bawah resolusi 2231, dan tiadanya keinginan pihak-pihak lain untuk mengembalikan keseimbangan yang hilang pada JCPOA, telah memperumit situasi saat ini dan secara nyata membuat Republik Islam Iran yang patuh terhadap kewajibannya tidak dapat memanfaatkan hasil dari JCPOA antara lain pencabutan sanksi nuklir," ungkapnya.
Iran kemudian menyampaikan apresiasinya kepada China dan Rusia dikarenakan tindakakan dan kebijakan konstruktif mereka yang penuh dengan tekad, baik pada Dewan Keamanan (DK) PBB, Dewan Gubernur IAEA dan Komisi Bersama JCPOA demi melindungi kesepakatan ini dan pelaksanaannya serta berharap dengan berlanjutnya usaha demikian keadaan yang dibutuhkan bagi pelaksanaan penuh JCPOA dapat terbentuk.
Lihat Juga :