Menteri Pertahanan AS Benarkan Kematian Putra Osama bin Laden

Jum'at, 23 Agustus 2019 - 10:36 WIB
Menteri Pertahanan AS...
Menteri Pertahanan AS Benarkan Kematian Putra Osama bin Laden
A A A
WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark Esper mengkonfirmasi jika putra Osama bin Laden, Hamza bin Laden, telah tewas.

"Itu pemahaman saya," kata Esper kepada Fox News dalam sebuah wawancara ketika ditanya apakah Hamza bin Laden sudah mati.

Ditanya apakah AS memiliki peran dalam kematiannya, Esper menjawab: "Saya tidak punya perincian tentang itu. Dan jika saya melakukannya, saya tidak yakin berapa banyak yang bisa saya bagikan dengan Anda," seperti dikutip dari CNN, Jumat (23/8/2019).

Bulan lalu, para pejabat AS mengatakan kepada CNN bahwa AS telah menilai Hazma bin Laden sudah mati tetapi hanya memberikan sedikit rincian. (Baca juga: Putra dan Pewaris Osama bin Laden Dilaporkan Sudah Meninggal )

Awal tahun ini, Departemen Luar Negeri AS menyebut Hamza bin Laden, yang diyakini berusia 30-an tahun, seorang pemimpin "baru" di al Qaeda dan menawarkan hadiah USD1 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan barang-barang yang disita dari tempat persembunyian Osama bin Laden di Pakistan selama serangan tim elit Navy SEAL yang mengakibatkan kematiannya mengindikasikan dia sedang merawat Hamza bin Laden untuk menggantikannya sebagai pemimpin al Qaeda.

Hamza diketahui menikahi putri seorang pemimpin senior al Qaeda yang didakwa oleh grand jury federal atas perannya dalam pemboman kedutaan AS di Dar es Salaam, Tanzania, dan Nairobi, Kenya pada 7 Agustus 1998.

Arab Saudi mencabut kewarganegaraan Hamza bin Laden, surat kabar resmi Um al-Qura melaporkannya pada awal tahun ini, mengutip perintah kerajaan yang dikeluarkan untuk Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.
(ian)
Berita Terkait
AS Tawarkan Imbalan...
AS Tawarkan Imbalan Rp58 M untuk Petinggi Al-Qaeda
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi...
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi Paramiliter Jihad yang Menentang Amerika Serikat
Jenderal Mark Milley:...
Jenderal Mark Milley: Al-Qaeda Dapat Mengancam AS dalam Setahun
AS Kembali Wanti-wanti...
AS Kembali Wanti-wanti Soal Kebangkitan Al-Qaeda Pasca Penarikan Pasukan Asing
Jenderal AS Sebut Afghanistan...
Jenderal AS Sebut Afghanistan Berada di Ambang Perang Saudara
Janji Ceraikan Al-Qaeda,...
Janji 'Ceraikan' Al-Qaeda, Taliban Ternyata Masih Berhubungan Mesra
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
38 menit yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
1 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
4 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
7 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
8 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved