Jenderal AS Sebut Afghanistan Berada di Ambang Perang Saudara

Minggu, 05 September 2021 - 14:04 WIB
loading...
Jenderal AS Sebut Afghanistan...
Ketua Kepala Staf Gabungan Militer AS, Mark Milley mengatakan, Afghanistan akan segera melihat perang saudara pecah, dengan konflik antara faksi di negara itu. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Ketua Kepala Staf Gabungan Militer Amerika Serikat (AS) , Mark Milley mengatakan, Afghanistan akan segera melihat perang saudara pecah, dengan konflik antara faksi-faksi di negara itu. Dia memperingatkan, perkembangan seperti itu dapat membuka jalan bagi kebangkitan al-Qaeda.

Berbicara saat melakukan wawancara dengan Fox News, Milley ditanya apakah AS saat ini sudah aman setelah penarikan pasukan secara resmi selesai. Dia mengakui bahwa itu masih belum jelas, karena ia percaya bahwa Afghanistan belum berada di jalur damai dan tenang.

"Perkiraan militer saya adalah bahwa kondisi tersebut kemungkinan akan berkembang (menjadi) perang saudara. Saya tidak tahu apakah Taliban akan (mampu) mengkonsolidasikan kekuasaan dan membangun pemerintahan,” ucapnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (5/9/2021).

“Saya pikir setidaknya ada kemungkinan yang sangat baik dari perang saudara yang lebih luas dan yang kemudian, pada gilirannya, akan mengarah pada kondisi yang dapat, pada kenyataannya, mengarah pada pembentukan kembali al-Qaeda atau pertumbuhan ISIS atau segudang teroris lainnya. kelompok,” sambungnya.

Milley lebih lanjut mencatat bahwa sementara para pejabat terus mencermati perkembangan di Afghanistan, jelas bagi para pemimpin militer AS bahwa rintangan ada di depan mata.

"Anda bisa melihat kebangkitan terorisme keluar dari wilayah umum itu dalam 12, 24, 36 bulan," ujarnya. Baca juga: Terungkap, al-Qaeda Nyaris Serang Israel Besar-besaran usai 9/11 di AS

Dengan tidak lagi memiliki tentara di Afghanistan, Milley menegaskan kembali bahwa AS akan memanfaatkan sumber-sumber keamanan dan pengumpulan-intelijennya. Selain itu, ujarnya, potensi serangan udara tetap menjadi pilihan, seperti yang dinyatakan sebelumnya oleh Presiden AS Joe Biden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Influencer Andrew-Tristan...
Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Rekomendasi
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved