China kepada Kanada: Berhenti Ikut Campur Urusan Hong Kong!

Senin, 19 Agustus 2019 - 08:45 WIB
China kepada Kanada:...
China kepada Kanada: Berhenti Ikut Campur Urusan Hong Kong!
A A A
BEIJING - Pemerintah China melalui kedutaan besarnya di Ottawa memperingatkan Kanada untuk berhenti ikut campur urusan Hong Kong. Peringatan disampaikan sehari setelah negara itu mengeluarkan pernyataan bersama dengan Uni Eropa untuk membela "hak mendasar untuk berkumpul" bagi warga Hong Kong.

Ratusan ribu demonstran anti-pemerintah berunjuk rasa secara damai di Hong Kong pada hari Minggu. Demo besar kemarin merupakan demo minggu ke-11 yang telah mengguncang pusat keuangan Asia tersebut.

Menjelang unjuk rasa hari Minggu, Menteri Luar Negeri Kanada Chyrstia Freeland dan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengeluarkan pernyataan bersama yang berisi pembelaan hak-hak demonstran. "Kebebasan mendasar, termasuk hak untuk berkumpul secara damai...harus terus ditegakkan," bunyi pernyataan tersebut.

Pernyataan Kanada-Uni Eropa juga menyatakan keprihatinan tentang eskalasi kekerasan dan mendorong keterlibatan semua pihak untuk meredakan ketegangan.

Kedutaan Besar China melalui situs webnya merespons pernyataan bersama itu. "Kanada harus segera berhenti mencampuri urusan Hong Kong dan urusan dalam negeri China," kata kedutaan.

"Di bawah situasi saat ini, pihak Kanada harus berhati-hati pada kata-kata dan perbuatannya mengenai masalah terkait Hong Kong," imbuh pernyataan dari juru bicara kedutaan yang tak disebutkan namanya, sebagaimana dikutip Reuters, Senin (19/8/2019).

"Protes dan demonstrasi yang relevan di Hong Kong telah memburuk dan berkembang menjadi kekerasan ekstrem. Menghadapi kekerasan dan pelanggaran yang begitu parah, tidak ada pemerintah dengan rasa tanggung jawab yang akan duduk diam," imbuh pernyataan kedutaan.

Kementerian Luar Negeri Kanada belum memberikan tanggapan. Data dari kementerian itu menyatakan, Kanada memiliki sekitar 300.000 warga yang tinggal di Hong Kong.

Kanada telah terjebak dalam pertikaian diplomatik dengan China sejak penahanan otoritas keamanan Kanada terhadap Kepala Keuangan Huawei Technologies Co Ltd Meng Wanzhou atas surat perintah Amerika Serikat pada bulan Desember.

Tidak lama setelah penangkapan Meng di Vancouver, China menahan dua pria Kanada, yang hingga kini belum dibebaskan. China juga telah memblokir impor beberapa komoditas Kanada.
(mas)
Berita Terkait
Abaikan Protes, China...
Abaikan Protes, China Ngotot Akan Berlakukan UU Keamanan di Hong Kong
Penindasan China Berlanjut,...
Penindasan China Berlanjut, 2 Jurnalis Hong Kong Dipenjara atas Penghasutan
China Siap Berlakukan...
China Siap Berlakukan UU Baru untuk Mengekang Oposisi Hong Kong
Kontroversi UU Keamanan...
Kontroversi UU Keamanan Hong Kong: Disahkan China, tapi Isinya Rahasia
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping Tiba di Hong Kong, Rayakan 25 Tahun Penyerahan Wilayah Jajahan
Anak-anak Muda Thailand...
Anak-anak Muda Thailand Dukung Hong Kong dan Taiwan Merdeka, China Marah
Berita Terkini
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
26 menit yang lalu
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
1 jam yang lalu
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
2 jam yang lalu
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
2 jam yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
3 jam yang lalu
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved