China Kerahkan Tank dan Kendaraan Lapis ke Dekat Hong Kong

Selasa, 13 Agustus 2019 - 15:12 WIB
China Kerahkan Tank...
China Kerahkan Tank dan Kendaraan Lapis ke Dekat Hong Kong
A A A
HONG KONG - Pasukan China terlihat mengerahkan sejumlah tank dan kendaraan lapis baja pengangkut personel di wilayah perbatasan yang berdekatan dengan Hong Kong. Pakar menilai langkah Beijing itu sebagai taktik untuk menakut-nakuti demonstran anti-pemerintah.

Video pengerahan tank-tank tersebut dipublikasikan media pemerintah China, People's Daily dan Global Times pada hari Senin, di saat ribuan demonstran anti-pemerintah menduduki Bandara Internasional Hong Kong. Kendaraan-kendaraan tempur itu berkumpul di kota Shenzhen, di seberang perbatasan Hong Kong. Jarak kedua wilayah itu bisa ditempuh 1,5 jam dengan kendaraan.

Rilis video ini muncul setelah eskalasi dramatis dari krisis 10 minggu yang telah menjadi tantangan terbesar bagi pemerintahan China di Hong Kong sejak penyerahan wilayah itu oleh Inggris tahun 1997.

Kedua media pemerintah mengklaim konvoi kendaraan lapis baja itu untuk misi latihan militer. "Polisi bersenjata telah berkumpul di Shenzhen, sebuah kota yang berbatasan dengan Hong Kong, sebelum latihan-latihan berskala besar," tulis Global Times di akun Twitter-nya, @globaltimesnews.

Dalam posting lainnya People's Daily mengatakan pasukan yang dikerahkan di Shenzhen siap untuk menangani kerusuhan, gangguan, kekerasan besar dan kejahatan serta masalah keamanan sosial terkait terorisme.

"China menyiratkan bahwa mereka mengirim Tentara Pembebasan Rakyat atau mengeluarkan intervensi langsung tetapi mereka tidak mau," kata Ben Bland, direktur lembaga pemikir kebijakan Lowy Institute yang bermarkas di Sydney.

"(Beijing) berharap bahwa sinyal untuk menakuti pengunjuk rasa agar mundur, tetapi jika dan ketika Beijing memutuskan untuk mengerahkan pasukan, mereka tidak akan mengiklankannya," katanya kepada CNBC, Selasa (13/8/2019).

"Ini semua adalah bagian dari tarian halus antara China dan Hong Kong yang mencapai titik kritis karena hampir tidak ada kesamaan atau kepentingan yang tumpang tindih antara pengunjuk rasa dan Beijing," ujar Bland.
(mas)
Berita Terkait
Tidak Setia pada China,...
Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Pemimpin Hong Kong Carrie...
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman
Menteri Hong Kong Bela...
Menteri Hong Kong Bela UU Keamanan Bentukan China
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Legislatif China Sahkan...
Legislatif China Sahkan Draft RUU Keamanan Nasional Hong Kong
Gedung Parlemen Hong...
Gedung Parlemen Hong Kong Dijaga Ratusan Polisi Jelang Protes
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
1 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
2 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
4 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
5 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
5 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
7 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved