Huawei Bantah Tudingan AS Soal Keterlibatan di Kamp 'Tahanan'

Senin, 12 Agustus 2019 - 20:03 WIB
Huawei Bantah Tudingan...
Huawei Bantah Tudingan AS Soal Keterlibatan di Kamp 'Tahanan'
A A A
JAKARTA - Raksasa teknologi China, Huawei Technologies Co. Ltd., membantah tudingan pemerintah Amerika Serikat (AS) bahwa perusahaan tersebut terlibat dalam pemberlakuan kamp-kamp bagi komunitas muslim Uighur dan minoritas lainnya di Xinjiang.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri AS Bidang Siber dan Komunikasi Internasional Robert L Strayer menyebutkan, Huawei terlibat dalam pusat inovasi bersama, di mana perusahaan meneken kontrak dengan otoritas keamanan.

Menanggapi hal itu, perusahaan pemasok perangkat telekomunikasi dan jaringan komunikasi yang berbasis di Shenzhen, Guangdong tersebut menegaskan, pihaknya tunduk dengan segala aturan dan undang-undang di setiap negara tempatnya berbisnis.

"Hal tersebut merupakan prinsip fundamental dalam berbagai kebijakan serta kegiatan bisnis kami," ungkap Huawei dalam pernyataan tertulisnya yang diterima SINDOnews, Senin (12/8/2019).

Huawei menjelaskan, perusahaan hanya menyediakan produk dan solusi teknologi informasi komunikasi (TIK) yang sesuai dengan standar industri, serta bekerja sama dengan mitra guna mendorong inovasi dan perkembangan teknologi.

"Kami mendedikasikan karya untuk menghadirkan konektivitas yang lebih baik, menghilangkan kesenjangan digital, serta mempromosikan pembangunan berkelanjutan dalam aspek ekonomi dan kemasyarakatan," tandas Huawei.
(fjo)
Berita Terkait
Indonesia di Tengah...
Indonesia di Tengah Rivalitas Amerika Serikat dengan China
AS Sebut Genosida Uighur...
AS Sebut Genosida Uighur Jadi Salah Satu Topik Pembicaraan dengan China
Paksa Muslim Uighur...
Paksa Muslim Uighur Lakukan Aborsi, AS Kecam China
China kepada AS: Jangan...
China kepada AS: Jangan Ikut Campur Soal Uighur
Diduga Dibuat di Kamp...
Diduga Dibuat di Kamp Uighur, AS Sita Produk Rambut Manusia Asal China
China Siap Balas Sanksi...
China Siap Balas Sanksi Baru AS Terkait Hak Asasi Muslim Uighur
Berita Terkini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
27 menit yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
1 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
3 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
4 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved