Perempuan Saudi Kini Dapat Bepergian Tanpa Izin Wali Prianya

Jum'at, 02 Agustus 2019 - 08:37 WIB
Perempuan Saudi Kini...
Perempuan Saudi Kini Dapat Bepergian Tanpa Izin Wali Prianya
A A A
RIYADH - Para perempuan di Arab Saudi kini tidak lagi membutuhkan izin wali prianya untuk bepergian. Kebebasan bagi kaum perempuan itu dilaporkan media setempat, Okaz.

Kendati demikian, pemerintah Arab Saudi belum secara resmi mengonfirmasi pemberlakuan kebijakan baru tersebut. Jika laporan itu dikonfirmasi, maka itu akan menandai langkah kunci dalam membongkar kontrol yang telah menjadikan perempuan warga negara kelas dua di negara kaya minyak itu.

Dalam laporannya hari Kamis (1/8/2019), media setempat menyatakan perempuan di atas usia 21 tahun dapat mengajukan paspor dan bepergian ke luar negeri, tanpa izin wali prianya. Perubahan aturan itu akan membuat para perempuan sejajar dengan laki-laki. Mereka juga dilaporkan dapat mendaftarkan kelahiran dan kematian, hak yang sebelumnya hanya dibatasi untuk laki-laki.

Sumber informasi itu tidak disebutkan. Namun, surat kabar resmi negara Arab Saudi tersebut men-tweet-kan informasi bahwa amandemen aturan perjalanan, hukum perburuhan dan hukum status sipil akan dimasukkan dalam edisi berikutnya.

Laporan itu muncul ketika kebebasan bagi perempuan Saudi menjadi sorotan masyarakat internasional. Dalam beberapa bulan terakhir beberapa perempuan muda dilaporkan telah meninggalkan negara itu dan mengajukan permohonan kepada publik untuk meminta bantuan dalam mencari suaka.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah berusaha menampilkan dirinya sebagai seorang reformis modernis sejak ditunjuk sebagai pewaris takhta pada 2017.

Putra Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ini telah membawa perubahan sosial dan ekonomi, yang bertujuan sebagian menyapih negaranya dari ketergantungannya pada pendapatan minyak. Dia juga telah membongkar beberapa kontrol ketat terhadap kaum perempuan.

Tahun lalu larangan mengemudikan kendaraan bagi perempuan dicabut. Selain itu, kaum perempuan juga dibebaskan untuk belajar di universitas maupun pergi bekerja tanpa izin wali prianya.

Putra Mahkota juga telah mengekang kekuasaan polisi agama, yang pernah mengejar perempuan yang mereka anggap berpakaian tidak sopan untuk memeriksa bahwa mereka memiliki izin wali prianya atau tidak untuk melakukan kegiatan mereka.

Perubahan aturan ini disambut oleh aktivis yang mengatakan bahwa sistem perwalian Arab Saudi telah membuat para perempuannya berada dalam limbo hukum sebagai "anak di bawah umur" dan harus dibongkar seluruhnya.
(mas)
Berita Terkait
Raja Salman dan MBS...
Raja Salman dan MBS Ucapkan Belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan
Cerita Kudeta Ala Mafia...
Cerita Kudeta Ala Mafia oleh MBS: Ancaman Pemerkosaan hingga Todong Senjata
Begini Proses Mohammed...
Begini Proses Mohammed bin Salman Jadi Raja Arab Saudi Bila Raja Salman Meninggal
Pernah Ditangkap 2017,...
Pernah Ditangkap 2017, Pangeran Arab Saudi Rival MBS Kini Menghilang
Putra Mahkota MBS: Alquran...
Putra Mahkota MBS: Alquran Adalah Konstitusi Arab Saudi
Raja Salman dan Putra...
Raja Salman dan Putra Mahkota MBS Ucapkan Selamat kepada Raja Charles
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
1 jam yang lalu
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
3 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
5 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
8 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
10 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi: Vaksin Meningitis...
Arab Saudi: Vaksin Meningitis Kini Tak Jadi Syarat Wajib Umrah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved