Lag-lagi, Tentara AS Terbunuh dalam Aksi di Afghanistan

Sabtu, 13 Juli 2019 - 22:49 WIB
Lag-lagi, Tentara AS...
Lag-lagi, Tentara AS Terbunuh dalam Aksi di Afghanistan
A A A
KABUL - Seorang tentara Amerika Serikat (AS) kembali terbunuh "dalam aksi" di Afghanistan, Sabtu (13/7/2019). Tentara tersebut jadi korban terbaru ketika Amerika Serikat mencoba untuk mencapai kesepakatan damai dengan Taliban.

Tentara yang tewas tercatat sebagai anggota ke-10 militer AS yang terbunuh tahun ini di Afghanistan.

"Nama anggota layanan yang terbunuh 'dalam aksi' ditahan sampai 24 jam setelah pemberitahuan keluarga terdekat selesai," kata Resolute Support, misi NATO yang dipimpinan di Afghanistan, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP.

NATO tidak memberikan perincian tambahan tentang apa yang terjadi, termasuk maksud dari keterangan "dalam aksi" yang menewaskan tentara Amerika. Belum ada kelompok pemberontak yang mengklaim bertanggung jawab atas kematian tentara tersebut.

Pada bulan lalu, dua tentara AS tewas dalam serangan yang diklaim oleh Taliban. Namun, pasukan AS dan Afghanistan terus melakukan operasi harian terhadap kelompok gerilyawan tersebut.

AS sekarang memiliki sekitar 14.000 tentara di Afghanistan, bekurang dari jumlah awalnya yang mencapai sekitar 100.000 personel. Sebagian besar dari mereka dikerahkan untuk melatih dan memberi nasihat kepada pasukan Afghanistan.

Dalam hampir 18 tahun sejak invasi pimpinan AS untuk menggulingkan Taliban pada akhir 2001, hampir 2.300 tentara Amerika tewas dan lebih dari 20.400 orang terluka.

Presiden Donald Trump menginginkan agar tentara Amerika hengkang dari Afghanistan sesegera mungkin. Utusan khusus Trump, Zalmay Khalilzad, juga mendorong untuk tercapainya perjanjian damai yang akan memungkinkan pasukan internasional ditarik dari negara tersebut.
(mas)
Berita Terkait
AS Tutup Lima Pangkalan...
AS Tutup Lima Pangkalan Militer di Afghanistan
Perang Afghanistan Tunjukkan...
Perang Afghanistan Tunjukkan Batas Kekuatan Militer AS
Taliban Gelar Parade...
Taliban Gelar Parade Peralatan Militer AS di Kandahar
China Sentil AS: Afghanistan...
China Sentil AS: Afghanistan Contoh Kegagalan Intervensi Militer
Taliban Kini Miliki...
Taliban Kini Miliki Peralatan Militer AS Senilai Rp270 Triliun
NYT: Intel AS Sebut...
NYT: Intel AS Sebut Rusia Perintahkan Pembunuhan Tentara Amerika di Afghanistan
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
1 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
1 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
2 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
3 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
3 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
4 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved