Anggur Langka Dilelang Rp155 Juta di Jepang

Kamis, 11 Juli 2019 - 08:26 WIB
Anggur Langka Dilelang...
Anggur Langka Dilelang Rp155 Juta di Jepang
A A A
TOKYO - Manajer hotel di Jepang, Takashi Hosokawa, membeli anggur Ruby Romawi seharga 1,2 juta yen (Rp155,7 juta) dalam lelang di Kanazawa, Jepang, Selasa (9/7) waktu lokal.

Anggur merah tua berjumlah 24 biji itu terkenal di Jepang untuk kadar gulanya yang tinggi dan tingkat keasamannya yang rendah. “Kami menawarkan 1,2 juta yen untuk menandai 12 tahun sejak anggur ini dipasar kan di Jepang dan untuk merayakan pelelangan pertama era Reiwa atau era Kaisar Naruhito,” kata Hosokawa, dikutip CNN.

Dia menambahkan, “Kami ingin mengungkapkan kegembiraan yang kami rasakan kepada para pelanggan setia kami di Ishikawa.” Anggur Ruby Romawi pertama kali ditanam dan dipasarkan di Jepang pada 2008.

Sejak saat itu, popularitasnya meroket. Harga anggur eksklusif itu sangat mahal karena pasokannya terbatas. Tahun ini, jumlah anggur Ruby Romawi yang akan dipasarkan di Jepang diperkirakan mencapai 26.000 biji.

Anggur manis dan berkulit mulus itu termasuk barang mewah. Karena itu, anggur Ruby Romawi sering dijadikan kado atau hadiah prestisius untuk tujuan promosi bisnis. “Buah mahal ini sering menjadi simbol betapas pesialnya orang yang kita sayangi,” kata Dekan Fakultas Ekologi Manusia Universitas Wisconsin-Madison, Soyeon Shim.

Sejumlah petani di Jepang mengatakan, penanamananggur Ruby Romawi tidaklah mudah. Mereka memerlukan teknik tertentu. Tingkat kesulitannya sama seperti menanam semangka berbentuk persegi, hati, dan segi tiga atau stroberi berwarna putih.

Mereka biasanya menanamnya di tanah Karatsu, Pulau Kyushu. “Semua orang terkejut ketika melihatstroberidisiniberwarna putih,” ujar petani Yasuhito Teshima. Dengan tingkat kesulitan dan risiko yang tinggi, stroberi putih lebih rentan mengalami cacat.

Teshima hanya mampu menjual sekitar 10% dari hasil panennya. Wajar jika stroberi itu dibanderol Rp565.000 per buah. Stroberi putih masih tidak seberapa mahal dibanding stroberi milik Okuda Nichio. Buah seukuran bola tenis itu dibanderol Rp64 juta per buah.

Stroberi tersebut hanya dapat diproduksi sekitar 500 buah per tahun. Profesor Lynne Nakano dari Universitas Hong Kong mengatakan, buah unik telah menjadi tren di Jepang. “Struktur pertanian di Jepang berbeda dan mengalami perubahan diban ding kan tempat lain.

Menilik sejarah, sejak zaman Perang Dunia II berakhir, Jepang tidak lagi memiliki pertanian besar,” kata Nakano. Dia menjelaskan, “Karena itu, petani di Jepang tidak ber saing berdasarkan skala, me lainkan berdasarkan produk khusus.”

Nakano menambahkan, para konsumen juga selalu berupaya mendukung petani dengan menawarkan harga fantastis. “Hal ini sekaligus untuk mendorong generasi muda bahwa mereka juga dapat sukses dan meraih untung besar dengan menjadi petani. Seperti kita ketahui, petani di Jepang kini kian menua,” katanya. (Muh Shamil)
(nfl)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
17 menit yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
1 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
1 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
3 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
3 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved