Venezuela Kutuk Keras Sanksi Baru AS

Sabtu, 29 Juni 2019 - 10:38 WIB
Venezuela Kutuk Keras...
Venezuela Kutuk Keras Sanksi Baru AS
A A A
CARACAS - Venezuela mengutuk keras sanksi baru yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap pejabat pemerintah negara itu.

Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Venezuela mengatakan sanksi terbaru AS mewakili penggunaan sistematis langkah-langkah pemaksaan unilateral dan ilegal Washington untuk memaksakan kehendak politiknya pada negara lain.

Pernyataan itu dikeluarkan satu hari setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi terhadap mantan Menteri Listrik Luis Motta Dominguez dan Wakil Menteri Keuangan negara itu Eustiquio Jose Lugo Gomeza, atas dugaan skema suap.

Baca juga: AS Sanksi Dua Pejabat Venezuela

Pemerintahan Presiden Donald Trump juga memberikan sanksi ekonomi terhadap putra Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Nicolas Maduro Guerra, yang mengepalai Korps Inspektur Khusus Kepresidenan dan merupakan anggota Majelis Konstituante Nasional.

"Venezuela menegaskan kembali bahwa pembatasan ekonomi dan kemanusiaan yang diberlakukan secara sewenang-wenang dan jahat oleh Washington merupakan pelanggaran mencolok hukum internasional," bunyi pernyataan itu seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (29/6/2019).

Dalam pernyataan itu, Caracas kembali menuduh Amerika Serikat berkonspirasi untuk melemahkan pemerintah sosialis negara Amerika Selatan itu dengan menyabotase sistem kelistrikan nasional, yang mengalami tiga kali pemadaman parah pada bulan Maret.

"Washington sekarang berusaha menyembunyikan tanggung jawab langsungnya dalam tindakan sabotase tersebut dengan mengumumkan tindakan ilegal terhadap mantan pejabat Kementerian Listrik yang terhormat," kata pemerintah Venezuela.

"Venezuela akan mengambil tindakan keras untuk meminta pertanggungjawaban pemerintahan Trump di hadapan komunitas internasional dan lembaganya," tambah pernyataan itu.

Pada 23 Januari, Caracas memutuskan hubungan diplomatik dengan Washington setelah AS mengakui pemimpin oposisi sayap kanan Juan Guaido sebagai "presiden sementara" Venezuela.
(ian)
Berita Terkait
Operasi AS: Demi Berantas...
Operasi AS: Demi Berantas Narkoba atau Incar Minyak Venezuela?
Venezuela Marah Jet...
Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya
Kemenangan Mamdani,...
Kemenangan Mamdani, Sinyal Perlawanan ke Pemerintah Federal AS?
Ribuan Migran Venezuela...
Ribuan Migran Venezuela Nekat Menyeberang Ke AS
Venezuela Ancam Berikan...
Venezuela Ancam Berikan 'Respon yang Layak' kepada Angkatan Laut AS
Maduro: Trump Izinkan...
Maduro: Trump Izinkan CIA Lakukan Operasi Senyap di Venezuela
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
18 menit yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
1 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved