Komandan IRGC: Pangkalan dan Kapal Induk AS dalam Jangkauan Rudal Iran

Sabtu, 22 Juni 2019 - 05:59 WIB
Komandan IRGC: Pangkalan...
Komandan IRGC: Pangkalan dan Kapal Induk AS dalam Jangkauan Rudal Iran
A A A
TEHERAN - Sejumlah target Amerika Serikat (AS) berada dalam jangkauan rudal Iran, termasuk pangkalan-pangkalan regional serta kapal induk USS Abraham Lincoln, dan Washington mengetahui hal itu. Demikian pernyataan yang dilontarkan komandan pasukan Brigade Angkatan Udara Garda Revolusi Iran (IRGC), Jenderal Amir Ali Hajizadeh.

"Pasukan AS di kawasan itu adalah ancaman, tetapi mereka sekarang merupakan peluang. Mereka (AS) tidak berbicara tentang perang dengan Iran, karena mereka tahu betapa rentannya mereka," kata Hajizadeh dalam pidato di televisi Iran, seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (22/6/2019).

Sebelumnya, Hajizadeh mengatakan bahwa sebuah pesawat mata-mata AS dengan puluhan prajurit di dalamnya juga terbang di dekat pesawat drone yang ditembak jatuh Iran. Namun Iran urung menembak pesawat tersebut. Militer Iran menganggap penghancuran drone tersebut sebagai peringatan bagi pasukan AS.

Baca juga: Iran Mengaku Batal Tembak Jatuh Pesawat Anti Kapal Selam AS

Terkait hal itu, Komando Pusat AS belum mengeluarkan komentarnya.

Ketegangan antara Iran dan AS melambung tinggi setelah rudal Iran menembak jatuh pesawat drone AS.

Pada hari Jumat, dalam serangkaian tweet dan wawancara dengan NBC News, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi laporan media sebelumnya bahwa ia telah memutuskan menentang aksi militer balasan besar-besaran terhadap penghancuran pesawat tak berawak AS. Trump mengatakan Pentagon berencana untuk menyerang tiga lokasi di Iran, yang mungkin menewaskan 150 warga Iran.

Namun Trump membatalkan rencana tersebut 10 menit sebulan dilakukan. "Tidak sebanding dengan menembak jatuh pesawat tanpa awak," kata Trump.

Terkait ditembak jatuhnya pesawat nir awak militer AS, Teheran dan Washington memiliki cerita yang berbeda. Iran mengatakan pesawat senilai USD130 juta itu ditembak dalam mode siluman saat berada di atas wilayahnya. Namun Washington mengatakan pesawat itu ditembak jatuh di atas perairan internasional di Selat Hormuz.

Negara-negara di seluruh dunia termasuk Rusia dan China serta beberapa sekutu utama Washington menyerukan penurunan tensi ketegangan kedua negara yang diawali dengan serangkaian serangan sabotase terhadap kapal tanker di Teluk mulai bulan lalu.

AS menyalahkan serangan-serangan tersebut kepada Teheran. Para pejabat Iran dengan tegas membantah terlibat dalam serangan itu, dan menuduh AS serta sekutu regionalnya memperburuk ketegangan dalam upaya untuk membenarkan "perang ekonomi" Washington melawan Republik Islam.

Sebelumnya AS telah mengerahkan sebuah kelompok tempur kapal induk, pesawat tempur, pembom, sistem rudal anti-pesawat, ribuan tentara dan setidaknya satu kapal amfibi ke Timur Tengah pada awal Mei. Washington menuduh Iran melakukan 'ancaman' terhadap kepentingan AS di wilayah tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
5 jam yang lalu
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
6 jam yang lalu
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
7 jam yang lalu
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
8 jam yang lalu
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
9 jam yang lalu
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
9 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved