Iran Tembak Jatuh Pesawat Nirawak Mata-mata AS

Kamis, 20 Juni 2019 - 11:58 WIB
Iran Tembak Jatuh Pesawat...
Iran Tembak Jatuh Pesawat Nirawak Mata-mata AS
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah menembak jatuh sebuah pesawat nirawak mata-mata Amerika Serikat (AS) di provinsi Hormozgan selatan. IRGC mengonfirmasi penembakan itu dalam situs beritanya, Sepah News, pada hari Kamis (20/6/2019).

"Itu ditembak jatuh ketika memasuki wilayah udara Iran di dekat distrik Kouhmobarak di selatan," bunyi laporan tersebut.

Kantor berita IRNA yang dikelola pemerintah Iran mengutip IRGC, mengidentifikasi pesawat tanpa awak itu sebagai RQ-4 Global Hawk.

Sementara itu, juru bicara Komando Pusat (CENTCOM) AS, Kapten Bill Urban, menolak berkomentar ketika ditanya apakah pesawat tak berawak Amerika ditembak jatuh oleh IRGC Iran.

Namun, tak berselang lama dia mengatakan kepada The Associated Press; "Tidak ada pesawat tanpa awak di wilayah Iran."

Penembakan pesawat nirawak yang diklaim IRGC Iran itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington. Ketegangan memanas sejak tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 antara Teheran dan negara-negara kekuatan dunia. Sejak "mengkhianati" kesepakatan multinasional itu, AS menerapkan kembali sanksi terhadap Teheran yang sempat dicabut.

Ketegangan kian memanas dalam beberapa hari terakhir setelah dua kapal tanker minyak asing diserang di dekat Selat Hormuz.

AS dan sekutu regionalnya; Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), telah menyalahkan Teheran dalam serangan kapal tanker minyak tersebut. Namun, rezim para Mullah membantahnya.

Pada awal pekan ini AS memutuskan untuk mengerahkan 1.000 tentara tambahan ke Timur Tengah dengan tujuan "defensif".

Sementara itu, Perwakilan Khusus AS untuk Iran Brian Hook sedang dalam perjalanan ke Timur Tengah untuk pertemuan di Arab Saudi, UEA, Oman, Kuwait dan Bahrain guna membahas "agresi regional Iran".

"Dia juga akan berbagi (informasi) intelijen tambahan AS tentang berbagai ancaman aktif yang saat ini diajukan Iran terhadap kawasan itu," kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan.
(mas)
Berita Terkait
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Menlu Iran Tantang Trump...
Menlu Iran Tantang Trump Kembali ke Kesepakatan Nuklir 2015
Trump Surati Iran, Beri...
Trump Surati Iran, Beri Ultimatum 2 Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Oman bisa Jadi Penengah...
Oman bisa Jadi Penengah Perundingan Nuklir Baru Iran dan AS
Proposal Nuklir Trump...
Proposal Nuklir Trump Izinkan Iran Memperkaya Uranium
Jelang Lengser, Donald...
Jelang Lengser, Donald Trump Ingin Serang Situs Nuklir Utama Iran
Berita Terkini
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
20 menit yang lalu
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
1 jam yang lalu
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
3 jam yang lalu
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
4 jam yang lalu
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved