Dubes AS Sebut Israel Berhak Caplok Tepi Barat, Palestina Marah

Senin, 10 Juni 2019 - 09:43 WIB
Dubes AS Sebut Israel...
Dubes AS Sebut Israel Berhak Caplok Tepi Barat, Palestina Marah
A A A
RAMALLAH - Komentar Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Israel, David Friedman, yang menyebut Israel berhak menganeksasi atau mencaplok sebagian wilayah Tepi Barat membuat Palestina marah. Diplomat Amerika itu diancam akan diadukan ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Rencana pengaduan itu sedang dipertimbangkan oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina. Komentar menyakitkan diplomat tersebut muncul di saat pemerintah Donald Trump bersiap menyodorkan proposal perdamaian yang dikenal sebagai "Deal of the Century" atau "Kesepakatan Abad Ini".

Friedman, yang merupakan pendukung setia permukiman Israel, mengatakan bahwa negara mayoritas Yahudi itu memiliki hak untuk mencaplok setidaknya "sebagian" Tepi Barat yang sedang diduduki. Komentarnya muncul dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh New York Times pada hari Sabtu.

"Dalam keadaan tertentu, saya pikir Israel memiliki hak untuk mempertahankan beberapa, tetapi tidak semua, Tepi Barat," katanya.

Dalam sebuah pernyataan pers pada hari Minggu, Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina mengutuk pernyataan Friedman sebagai "ancaman bagi perdamaian dan keamanan regional".

"Kata-katanya sebagai perpanjangan kebijakan pemerintah AS, yang sepenuhnya bias terhadap pendudukan, ekspansionis dan kebijakan kolonial," kata kementerian itu, seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (10/6/2019).

"Alasan apa yang dapat membenarkan logika Friedman bahwa Israel memiliki hak untuk mencaplok bagian-bagian Tepi Barat? Hukum internasional melarang aneksasi tanah dengan paksa, serta kenyataan yang dipaksakan oleh kekuatan pendudukan," lanjut pernyataan kementerian itu.

Pernyataan Friedman juga memicu kemarahan para politisi Palestina. Pejabat senior Palestina, Saeb Erekat, mengatakan bahwa kebijakan semacam itu akan sama dengan keterlibatan AS dengan rencana kolonial Israel.

Anggota eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Hanan Ashrawi mengatakan bahwa AS membenarkan pencurian tanah.

Pembentukan negara Palestina di wilayah, termasuk Tepi Barat, yang diduduki Israel dalam Perang Enam Hari 1967 telah menjadi fokus dari semua rencana perdamaian Timur Tengah. Tetapi orang-orang Palestina telah menolak proposal itu bahkan sebelum diumumkan, dengan mengutip serangkaian langkah oleh Presiden AS Donald Trump yang mereka sebut menunjukkan pemerintahan AS bias.

Belum ada tanggal pasti yang ditetapkan untuk pengumuman proposal "Kesepakatan Abad Ini" dari administrasi Trump. Namun, AS akan menggelar konferensi ekonomi di Bahrain akhir bulan ini yang disebut-sebut ikut membahasa proposal perdamaian itu. Palestina telah menyatakan akan memboikot konferensi itu.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
23 menit yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
50 menit yang lalu
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
1 jam yang lalu
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
1 jam yang lalu
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
10 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved