CNN: Diklaim Dieksekusi, Negosiator Nuklir Kim Jong-un Masih Hidup

Selasa, 04 Juni 2019 - 13:26 WIB
CNN: Diklaim Dieksekusi,...
CNN: Diklaim Dieksekusi, Negosiator Nuklir Kim Jong-un Masih Hidup
A A A
SEOUL - Negosiator nuklir Korea Utara (Korut), yang dilaporkan surat kabar Korea Selatan telah dieksekusi rezim Kim Jong-un, masih hidup tetapi berada dalam tahanan. Menurut laporan CNN, negosiator tersebut sedang diselidiki terkait gagalnya pertemuan puncak di Hanoi antara pemimpin Korut dengan pemimpin Amerika Serikat (AS).

Ada serangkaian laporan yang saling bertentangan selama lima hari terakhir tentang perombakan dalam tim Korut yang mengarahkan negosiasi dengan Amerika Serikat setelah pertemuan puncak antara pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump di Hanoi Februari lalu gagal menghasilkan kesepakatan.

"Kim Hyok-chol, yang memimpin pembicaraan tingkat kerja Korea Utara menjelang pertemuan puncak Hanoi, masih hidup dan dalam penahanan negara," tulis CNN, mengutip beberapa sumber anonim, Selasa (4/6/2019)."Dia masih bisa menghadapi hukuman berat," lanjut laporan tersebut.

Laporan CNN Ini bertentangan dengan laporan oleh surat kabar Korea Selatan, Chosun Ilbo, yang pada hari Jumat mengatakan Kim Hyok-chol dieksekusi pada bulan Maret. Surat kabar itu mengutip sumber anonim Korut yang mengklaim mengetahui tentang situasi tersebut.

Laporan CNN hampir sinkron dengan laporan Reuters pekan lalu yang mengatakan Kim Hyok-chol menghadapi hukuman, tetapi tidak ada bukti bahwa dia telah dieksekusi.

Dalam laporannya, Chosun Ilbo juga menyebutkan negosiator nuklir Korut lainnya, Kim Yong-chol, telah dikirim ke kamp kerja paksa dan pendidikan ulang. Tidak disebutkan kapan dia dikirim ke sana.

Namun, media pemerintah Korea Utara, KCNA, pada hari Senin melansir foto Kim Yong-chol mendampingi Kim Jong-un menghadiri pertunjukan seni sehari sebelumnya. Kim Yong-chol yang dikenal sebagai tangan kanan Kim Jong-un itu merupakan mantan master mata-mata dan tetap menjadi bagian dalam struktur kekuatan rahasia Korea Utara.

CNN melaporkan bahwa Kim Yong-chol telah nyaris kehilangan kekuasaan sejak pertemuan puncak Hanoi, tetapi dia tidak menghadapi hukuman kerja paksa.
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Adik Kim Jong-un: AS...
Adik Kim Jong-un: AS Harus Akui Korea Utara sebagai Negara Nuklir
Kim Yo-jong: Amerika...
Kim Yo-jong: Amerika Serikat dan Korea Selatan Latihan Perang Nuklir
Kim Jong-un: Korea Utara...
Kim Jong-un: Korea Utara Harus Siap Menduduki Korea Selatan
Trump Bertemu Presiden...
Trump Bertemu Presiden Korsel tapi Justru Memuji Kim Jong-un Berulang Kali
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
1 jam yang lalu
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
2 jam yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
2 jam yang lalu
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
3 jam yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
4 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
5 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved