Selamatkan Bayi yang Dikubur Hidup-hidup, Anjing Ini Jadi Pahlawan

Sabtu, 18 Mei 2019 - 04:28 WIB
Selamatkan Bayi yang...
Selamatkan Bayi yang Dikubur Hidup-hidup, Anjing Ini Jadi Pahlawan
A A A
BANGKOK - Seekor anjing bernama Ping Pong dipuji sebagai pahlawan di Thailand karena membantu menyelamatkan hidup seorang bayi manusia yang baru lahir. Bayi itu dikubur hidup-hidup oleh ibunya, namun terlacak oleh Ping Pong.

Ibu bayi itu baru berusia 15 tahun. Dia mengubur bayinya sebagai upaya untuk menyembunyikan kelahiran.

Ping Pong—anjing yang hanya memiliki tiga kaki yang normal—terlihat menggaruk-garuk tanah di samping ladang petani di Korat, wilayah timur laut Thailand pada hari Rabu lalu.

Pemilik Ping Pong, Usa Nisaika pergi untuk memeriksa dan menemukan kaki bayi menyembul dari tempat yang digaruk-garuk oleh anjing tersebut.

Nisaika dengan panik menggali tempat itu dan mengangkat bayi seberat 5,2 pon. Dia lantas membawa bayi tersebut rumah sakit. Beruntung, sang bayi dinyatakan dokter tidak mengalami cedera serius.

Nisaika mengatakan semua orang di desa kagum dengan tindakan Ping Pong."Dia adalah pahlawan karena dia menyelamatkan nyawa bayi," ujarnya, seperti dikutip Fox News, Sabtu (18/5/2019).

"Saya sudah memiliki Ping Pong sejak dia lahir dan dia sangat setia serta patuh," kata Nisaika. "Ketika dia masih muda, sebuah mobil menabraknya dan kaki belakangnya terluka. Dia tidak bisa menggunakannya tetapi dia masih membantu saya ketika saya sedang menggembalakan sapi."

Sehari setelah penyelamatan heroik, polisi menangkap remaja perempuan yang mengubur bayinya. Ibu yang masih berumur belasan tahun tersebut dikenai tuduhan melakukan percobaan pembunuhan.

Dia mengatakan kepada polisi bahwa dia berusaha menyembunyikan kelahiran itu karena dia takut orang tuanya akan marah padanya. Orangtua dari remaja itu telah menawarkan diri untuk merawat bayi laki-laki tersebut, namun otoritas berwenang belum menyetujuinya.

"Satu tim polisi dan pekerja kesejahteraan pemerintah perlu mempertimbangkan keselamatan anak-anak," kata Gubernur Nakhon Ratchasima Wichian Chantharanothai.

Gubernur menambahkan bahwa kesehatan mental ibu pengubur bayi itu akan dievaluasi.

"Petugas kepolisian sedang bersiap untuk menuntutnya tetapi dia juga seorang anak dan kita harus mempertimbangkan pikirannya dan menjadi profesional," kata Chantharanothai. "Penting bahwa dia diperlakukan dengan adil."
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
32 menit yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
1 jam yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
2 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
2 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
3 jam yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved