Gelar Pesta Telanjang di Rumah, Aktris Rusia Cantik Anti-Putin Didenda Didenda Rp9 Juta

Minggu, 28 April 2024 - 15:30 WIB
loading...
Gelar Pesta Telanjang...
Anastasia Ivleeva didenda karena menggelar pesta telanjang. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Pengadilan Moskow menjatuhkan denda sebesar 50.000 rubel (USD560 atau setara Rp9 Juta)) kepada seorang presenter dan aktris TV, Anastasia Ivleeva, yang menjadi terkenal karena menjadi tuan rumah pesta telanjang. Sebelumnya, dia dikenal dengan mengatakan postingan media sosialnya yang menyerukan perdamaian mendiskreditkan militer Rusia dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Anastasia Ivleeva memicu ledakan kemarahan publik di negara yang semakin tradisionalis itu ketika dia mengadakan pesta pada bulan Desember yang mendorong para tamu untuk tidak mengenakan apa pun.

Ivleeva tidak hadir di pengadilan untuk kasus non-kriminal, di mana dia didenda karena dua postingan media sosial pada hari-hari awal invasi Rusia ke Ukraina yang menyerukan perdamaian dan negosiasi. Pengadilan memutuskan dia bersalah karena melanggar undang-undang yang menghukum pernyataan yang mendiskreditkan militer, meskipun undang-undang tersebut disahkan beberapa hari setelah postingan tersebut.

Baca Juga: 10 Fakta Menarik Pesawat Kiamat AS sebagai Persiapan Menuju Perang Nuklir

Salah satu postingan di Instagram, yang diblokir di Rusia tetapi sering diakses melalui VPN, menunjukkan kotak hitam dan tulisan “Tidak untuk berperang.” Yang lainnya menunjukkan sketsa seekor merpati dan meminta pihak berwenang untuk “mencapai kompromi yang dapat menghentikan pembunuhan manusia.”

Segera setelah invasi diluncurkan pada 24 Februari 2022, Rusia menindak segala kritik terhadap apa yang mereka sebut sebagai “operasi militer khusus.” Dalam hukuman terberat sejauh ini, aktivis oposisi terkemuka Vladimir Kara-Murza dijatuhi hukuman 25 tahun penjara karena berpidato di Amerika Serikat yang mengecam perang tersebut.

Foto-foto pesta tersebut beredar luas di media sosial. Para legislator konservatif, blogger, dan pihak-pihak lain kemudian melontarkan kritik, berpendapat bahwa gambar-gambar tersebut tidak pantas, bahkan tidak patriotik, untuk sebuah negara yang sedang dilanda perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Berita Terkini
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved