Iran Ancam 'Kurangi Komitmen' Kesepakatan Nuklir

Rabu, 08 Mei 2019 - 03:16 WIB
Iran Ancam Kurangi Komitmen...
Iran Ancam 'Kurangi Komitmen' Kesepakatan Nuklir
A A A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran akan mengumumkan kepada lima negara penandatanganan kesepakatan nuklir (JCPOA) 2015 mengurangi komitmen perjanjian tersebut. Presiden Iran Hassan Rouhani akan mengirim surat kepada lima negara terkait hal tersebut. Begitu bunyi laporan media pemerintah Iran.

Laporan itu muncul tak lama setelah Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa Iran akan mengambil langkah-langkah mengenai kesepakatan nuklir jika Uni Eropa tidak dapat membantu Teheran melawan sanksi Amerika Serikat (AS).

"Selama kepentingan Iran dilindungi oleh JCPOA, dan Uni Eropa berpegang teguh pada komitmennya, Iran akan mematuhi perjanjian. Begitu Uni Eropa tidak dapat membantu Iran melawan sanksi, kepatuhan Iran secara sepihak terhadap JCPOA dapat kehilangan artinya. Dalam hal itu, pembatasan berdasarkan JCPOA dapat ditinjau," kata Zarif seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (8/5/2019).

Sebelumnya negara-negara Uni Eropa (UE) memperkenalkan Instrumen dalam Mendukung Pertukaran Perdagangan (INSTEX) untuk memotong sanksi AS terhadap Teheran dan melindungi perusahaan-perusahaan Eropa dari sanksi sekunder.

Zarif juga menekankan bahwa mekanisme yang mirip dengan INSTEX dapat diimplementasikan dalam partisipasi dengan negara-negara lain yang tertarik, termasuk Rusia dan Turki.

"Versi Iran dari INSTEX Eropa adalah perusahaan yang dikenal sebagai SATMA. Uni Eropa telah diberitahu tentang hal itu," ujarnya.

Kesepakatan nuklir Iran telah memuncaki agenda internasional sejak Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan Washington dari perjanjian tersebut pada Mei 2018. Trump juga memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran karena program nuklirnya.

Namun, para penandatangan perjanjian lainnya, termasuk Rusia, China, Prancis, Jerman, dan Inggris, telah mengkonfirmasi komitmen mereka terhadap dokumen itu, juga mengecam pembatasan yang diterapkan secara sepihak Washington terhadap Teheran.
(ian)
Berita Terkait
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
AS, Iran dan Anggota...
AS, Iran dan Anggota JCPOA Bakal Bertemu di Wina Minggu Depan
AS Ancam Sanksi Negara...
AS Ancam Sanksi Negara yang Tolak Klausul Snapback Diaktifkan
Lagi, Presiden Iran...
Lagi, Presiden Iran Ajukan Syarat Duduk Satu Meja dengan AS
Rouhani Sebut Iran Dapat...
Rouhani Sebut Iran Dapat Perkaya Uranium Hingga 90%
Iran Tolak Pertemuan...
Iran Tolak Pertemuan dengan AS di Wina
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
46 menit yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
6 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved