China Desak 2 Kapal Perang AS Tinggalkan Spratly Laut China Selatan

Selasa, 07 Mei 2019 - 09:19 WIB
China Desak 2 Kapal...
China Desak 2 Kapal Perang AS Tinggalkan Spratly Laut China Selatan
A A A
BEIJING - Kementerian Luar Negeri China mengecam operasi dua kapal perang Amerika Serikat (AS) di dekat Kepulauan Spratly, Laut China Selatan. Beijing mendesak kedua kapal itu hengkang karena dianggap melanggar kedaulatan China.

Kapal USS Preble dan USS Chung Hoon berlayar 12 mil laut dari Gaven Reef dan Johnson Reef di Kepulauan Spratly pada hari Senin. Beijing mengklaim kepulauan itu sebagai miliknya dengan nama Kepulauan Nansha.

"Tindakan yang relevan dari kapal perang AS melanggar kedaulatan China dan merusak perdamaian, keamanan dan ketertiban di wilayah laut yang relevan," kata juru bicara kementerian Geng Shuang pada konferensi pers hari Senin, seperti dikutip Reuters, Selasa (7/5/2019).

"Pihak China menyatakan ketidakpuasan yang kuat dan penetangan yang tegas terhadap operasi itu," ujar Geng. Dia mencatat bahwa kapal-kapal itu telah masuk tanpa izin Beijing. (Baca: Dua Kapal Perang AS Dekati Pulau Sengketa Laut China Selatan )

China dan AS telah berulang kali bersitegang. Washington menuduh Beijing melakukan militerisasi atas kawasan Laut China Selatan dengan membangun instalasi militer di pulau-pulau buatan dan terumbu karang.

China membela pembangunan pulau itu dengan dalih untuk pertahanan diri. Beijing menuduh balik AS sebagai pihak yang bertanggung jawab karena meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut dengan mengirimkan kapal perang dan pesawat militer di dekat ke pulau-pulau yang diklaim Beijing.

"China akan terus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan nasional dan menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan," kata Geng. Dia mendesak AS untuk menghentikan tindakan provokatif.

Sebelumnya, juru bicara Armada Ketujuh Militer AS, Clay Doss, mengatakan jalur yang dilewati kedua kapal perang tersebut adalah "innocent passage". "(Jalur) untuk menantang klaim maritim yang berlebihan dan menjaga akses ke perairan yang diatur oleh hukum internasional," katanya.

Militer AS berpegang pada prinsip lama, yakni operasi kapal militernya bebas dilakukan di seluruh dunia, termasuk di wilayah yang diklaim oleh sekutu, dan terpisah dari pertimbangan politik.

Operasi dua kapal perang ini adalah upaya terbaru untuk melawan apa yang Washington lihat sebagai tindakan Beijing untuk membatasi kebebasan navigasi di perairan strategis, tempat China, Jepang, dan beberapa Angkatan Laut Asia Tenggara beroperasi.

China mengklaim hampir seluruh kawasan Laut China Selatan yang strategis dan sering menghina Amerika Serikat dan sekutunya karena beroperasi di dekat pulau-pulau yang diduduki Beijing.

Vietnam, Filipina, Brunei, Malaysia, dan Taiwan memiliki klaim yang saling tumpang tindih di wilayah tersebut.
(mas)
Berita Terkait
AS Kirim Dua Kapal Induk...
AS Kirim Dua Kapal Induk dan Kapal Perang ke LCS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
Tonton Aksi Ugal-ugalan...
Tonton Aksi Ugal-ugalan Kapal Perusak AS Potong Jalur Kapal Perang China
Dua Kapal Perang AS...
Dua Kapal Perang AS Sambangi LCS di Tengah Ketegangan dengan China
China Usir Kapal Perang...
China Usir Kapal Perang dari Perairan Paracel Laut China Selatan
Beijing: Kapal Perang...
Beijing: Kapal Perang AS Masuk Wilayah China di Laut China Selatan
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
42 menit yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
1 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
1 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
2 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
2 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved