Pompeo Klaim Invasi AS ke Venezuela Akan Sah Menurut Hukum

Senin, 06 Mei 2019 - 10:23 WIB
Pompeo Klaim Invasi...
Pompeo Klaim Invasi AS ke Venezuela Akan Sah Menurut Hukum
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Michael Pompeo secara blakblakan mengatakan bahwa Presiden Donald Trump memiliki kekuatan penuh untuk campur tangan sesuka hati di Venezuela. Dia bahkan mengklaim intervensi militer Washington di negara itu akan sah menurut hukum meski tanpa persetujuan Parlemen.

Berbicara di program "This Week" ABC pada hari Minggu (5/5/2019), Pompeo menguraikan kalimat yang sering diulang, yakni "semua opsi ada di meja", ketika dia membahas opsi intervensi militer di Venezuela.

"Presiden memiliki kewenangan penuh Pasal 2 dan saya sangat yakin bahwa tindakan apa pun yang kami lakukan di Venezuela akan sah," kata Pompeo ketika ditanya apakah Presiden Trump dapat melakukan intervensi dalam perebutan kekuasaan sebuah negara tanpa persetujuan Kongres.

Sekadar diketahui, Pasal 2 Konstitusi AS memberikan presiden hak untuk menyatakan perang dan bertindak sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata negara.

Pompeo juga memperingatkan Rusia agar tidak mendukung sekutu Amerika Latin-nya, yakni rezim Presiden Nicolas Maduro. "Rusia harus keluar," katan mantan bos CIA tersebut.

"Setiap negara yang mengganggu hak rakyat Venezuela untuk memulihkan demokrasi mereka sendiri harus pergi," ujarnya.

Pernyataan berani Pompeo muncul menjelang pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Finlandia pada hari Senin (6/5/2019). Kedua diplomat top itu diperkirakan akan membahas krisis yang sedang berlangsung di Venezuela di sela-sela pertemuan Dewan Arktik di kota Rovaniemi, Finlandia utara.

Mereka sudah berbicara melalui telepon pada hari Rabu, di mana Pompeo menuduh Moskow mencampuri urusan internal Venezuela dengan terus mendukung Presiden Nicolas Maduro. Sebaliknya, Lavrov menuduh Washington menggunakan "pengaruh destruktif" dengan mendukung pemimpin oposisi Juan Guaido.

Sebuah percobaan kudeta militer oleh Guaido yang disponsori Washington gagal Selasa pekan lalu, dan Maduro tetap berkuasa di Caracas. Presiden Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah melakukan kontak telepon untuk membahas krisis Venezuela pada Jumat pekan lalu.
(mas)
Berita Terkait
Zelensky Sarankan Trump...
Zelensky Sarankan Trump Tangkap Putin usai Pasukan Khusus AS Culik Maduro
Trump dan Venezuela:...
Trump dan Venezuela: Cermin Ketidakadilan Global
AS Gulingkan Maduro...
AS Gulingkan Maduro di Venezuela, Mengapa Putin Masih Tutup Mulut?
Terancam Digulingkan...
Terancam Digulingkan AS, Akankah Rusia Kembali Menolong Presiden Venezuela Maduro?
Trump Perintahkan Venezuela...
Trump Perintahkan Venezuela Putus Hubungan dengan Rusia, China, Iran, dan Kuba
7 Kebijakan Nicolas...
7 Kebijakan Nicolas Maduro yang Dinilai Menyengsarakan Rakyat Venezuela
Berita Terkini
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
40 menit yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
1 jam yang lalu
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
2 jam yang lalu
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
4 jam yang lalu
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
5 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved