Hamas Bilang Tak Tertarik Perang Baru dengan Israel

Senin, 06 Mei 2019 - 08:46 WIB
Hamas Bilang Tak Tertarik...
Hamas Bilang Tak Tertarik Perang Baru dengan Israel
A A A
GAZA - Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mengatakan kelompoknya tidak tertarik untuk perang baru dengan Israel. Pernyataan itu muncul setelah sekitar 600 roket asal Gaza menghujani wilayah Israel selatan selama dua hari sejak Sabtu yang memicu militer Zionis membombardir wilayah Palestina tersebut.

Haniyeh, dalam sebuah pernyataan Minggu malam, mengatakan bahwa kelompok militan siap untuk kembali ke keadaan tenang jika Israel menghentikan serangannya. "Dan segera mulai menerapkan pemahaman tentang kehidupan yang bermartabat," katanya, seperti dikutip AP, Senin (6/5/2019). (Baca: Zionis Israel Gila-gilaan Bombardir Gaza, 24 Orang Terbunuh )

Israel telah berperang tiga kali dengan militan Gaza sejak 2008 dan telah memblokade wilayah itu selama lebih dari satu dekade.

Serangan ratusan roket dari kelompok militan di Gaza telah menyebabkan empat warga Israel tewas. Sistem pertahanan Iron Dome telah mengintersepsi lebih dari 250 roket.

Di pihak Gaza, Palestina, sebanyak 24 warga terbunuh oleh serangan militer Israel. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim telah menghantam 320 target di Gaza.

IDF juga mengumumkan bahwa seorang komandan Hamas di Jalur Gaza yang jadi target telah terbunuh. Saksi mata Palestina mengatakan komandan Hamas bernama Hamad al-Khodori, 34, terbunuh dalam serangan udara di mobilnya. (Baca juga: Trump Dukung Israel Gempur Gaza sebagai Respons Hujan Roket )

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengimbau untuk "pengekangan maksimum" setelah eskalasi memanas di Gaza. "Dia mengutuk dalam kata terkuat terkait peluncuran roket dari Gaza ke Israel, khususnya penargetan pusat penduduk sipil," bunyi pernyataan PBB.

"Dia mendesak semua pihak untuk menahan diri secara maksimal, segera menurunkan eskalasi dan kembali ke pemahaman beberapa bulan terakhir," lanjut pernyataan tersebut.

"Utusan khusus Guterres, Nickolay Mladenov, bekerja erat dengan Mesir dan semua pihak terkait untuk memulihkan ketenangan," imbuh pernyataan PBB.
(mas)
Berita Terkait
Israel Bebaskan Tokoh...
Israel Bebaskan Tokoh Pemimpin Hamas Hassan Yousef
Panglima Militer Hamas:...
Panglima Militer Hamas: Jika Anda Punya Senjata, Keluarkan!
Pejuang Hamas Berhasil...
Pejuang Hamas Berhasil Tangkap Tentara Israel
Hamas Akan Bebaskan...
Hamas Akan Bebaskan 3 Sandera Israel, Ditukar dengan 183 Tahanan Palestina
7 Warga Israel Luka...
7 Warga Israel Luka Ditabrak Mobil dan Ditikam, Hamas: Serangan Heroik!
4 Alasan Hamas Sepakat...
4 Alasan Hamas Sepakat dengan Proposal Perdamaian Trump
Berita Terkini
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
45 menit yang lalu
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
1 jam yang lalu
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
3 jam yang lalu
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
4 jam yang lalu
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved