Venezuela Tuding Kanada Mendukung Petualangan Perang AS
Selasa, 16 April 2019 - 20:35 WIB
Venezuela Tuding Kanada Mendukung Petualangan Perang AS
A
A
A
CARACAS - Kementerian Luar Negeri Venezuela menuding Kanada telah mengikuti apa yang disebut petualangan perang Amerika Serikat (AS), setelah Ontario menjatuhkan sanksi baru terhadap Caracas. Kanada kemarin menjatuhkan sanksi baru kepada puluhan pejabat Venezuela.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Venezuela mengatakan bahwa keputusan Kanada untuk mengikuti langkah AS membuat mereka tidak bisa lagi menjadi penengah konflik.
"Perdana Menteri Justin Trudeau telah membatalkan Kanada sebagai aktor yang dapat diandalkan dalam dialog," kata Kementerian Luar Negeri Venezuela seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (16/4).
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland menuturkan, sanksi keempat yang dijatuhkan kepada Venezuela, menargetkan 43 pejabat yang dekat dengan Presiden Venezuela, Nicholas Maduro.
"Selama pertemuan Grup Lima yang diadakan di Ottawa pada 4 Februari 2019, kami meminta komunitas internasional untuk mengambil tindakan terhadap rezim Maduro. Hari ini, Kanada mengambil tindakan itu dengan meminta 43 lebih banyak orang bertanggung jawab atas peran mereka dalam memperburuk situasi di Venezuela," kata Freeland dalam sebuah pernyataan.
Freeland mengatakan, sanksi baru adalah tanggapan atas tindakan anti-demokrasi rezim Maduro yang berkelanjutan, khususnya yang berkaitan dengan penindasan dan penganiayaan terhadap anggota pemerintah sementara yang dibuat di bawah Juan Guaido.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Venezuela mengatakan bahwa keputusan Kanada untuk mengikuti langkah AS membuat mereka tidak bisa lagi menjadi penengah konflik.
"Perdana Menteri Justin Trudeau telah membatalkan Kanada sebagai aktor yang dapat diandalkan dalam dialog," kata Kementerian Luar Negeri Venezuela seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (16/4).
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland menuturkan, sanksi keempat yang dijatuhkan kepada Venezuela, menargetkan 43 pejabat yang dekat dengan Presiden Venezuela, Nicholas Maduro.
"Selama pertemuan Grup Lima yang diadakan di Ottawa pada 4 Februari 2019, kami meminta komunitas internasional untuk mengambil tindakan terhadap rezim Maduro. Hari ini, Kanada mengambil tindakan itu dengan meminta 43 lebih banyak orang bertanggung jawab atas peran mereka dalam memperburuk situasi di Venezuela," kata Freeland dalam sebuah pernyataan.
Freeland mengatakan, sanksi baru adalah tanggapan atas tindakan anti-demokrasi rezim Maduro yang berkelanjutan, khususnya yang berkaitan dengan penindasan dan penganiayaan terhadap anggota pemerintah sementara yang dibuat di bawah Juan Guaido.
(esn)