Turki Nekat Beli Sistem Rudal S-400 Rusia, AS Bilang Masalah Besar

Senin, 18 Maret 2019 - 15:43 WIB
Turki Nekat Beli Sistem...
Turki Nekat Beli Sistem Rudal S-400 Rusia, AS Bilang Masalah Besar
A A A
WASHINGTON - Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Bolton mengecam kesepakatan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Moskow antara Turki dan Rusia. Kenekatan Ankara dalam membeli sistem rudal canggih Moskow itu dia anggap sebagai batu sandungan utama dalam hubungan AS-Turki.

"Kami khawatir tentang pembelian sistem pertahanan udara Rusia yang disebut S-400, itu masalah besar," kata Bolton, saat berbicara kepada pembawa acara radio AM 970 John Catsimatidis pada Minggu (17/3/2019 pagi.

Ditanya apakah Turki teman atau musuh bagi Amerika Serikat, Bolton mengutip sejumlah masalah lain yang memengaruhi hubungan kedua negara.

"Ya, Anda tahu mereka masih sekutu NATO; kami mencoba bekerja dengan mereka, tetapi mereka memiliki hubungan yang sangat buruk dengan teman dekat kami, Israel. Itu sesuatu yang perlu kita waspadai," kata Bolton.

"Perbedaan pendapat sehubungan dengan konflik di Suriah adalah masalah lain," lanjut dia.

"Saya pikir Presiden Trump ingin memiliki hubungan yang baik dengan Turki; dia ingin melihat perdagangan AS dengan Turki meningkat, tetapi kita membutuhkan mereka untuk membantu kita mengatasi beberapa masalah lain di Suriah dan di tempat lain di kawasan itu," papar Bolton, dikutip Sputnik, Senin (18/3/2019).

Ankara dan Moskow telah menandatangani kontrak senilai USD2,5 miliar untuk pengiriman empat set batalion S-400 ke Turki pada 2017. Sistem pertahanan udara canggih terseut diperkirakan akan mulai dikirimkan tahun ini.

Washington telah menekan Ankara untuk mundur dari kesepakatan itu, dan menawarkan kontrak sistem pertahanan udara Patriot senilai USD3,5 miliar sebagai pengganti S-400.

Turki telah mengabaikan permintaan tersebut, dan bersikeras bahwa pihaknya masih mengharapkan untuk menerima jet tempur F-35 buatan AS. Pentagon sendiri terus melobi Kongres agar memblokir penjualan F-35 ke Ankara jika Turki nekat melanjutkan kesepakatan pembelian sistem rudal S-400 Rusia.

Pekan lalu, juru bicara Pentagon Charlie Summers memperingatkan bahwa akan ada konsekuensi besar bagi hubungan militer AS-Turki jika Ankara tidak membatalkan kesepakatan pembelian S-400. "Mereka tidak akan mendapatkan F-35 jika mereka mengambil S-400," katanya.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam ultimatum Pentagon dan mengatakan kesepakatan Turki-Rusia tidak ada hubungannya dengan keamanan NATO, Amerika Serikat atau F-35.
(mas)
Berita Terkait
AS Tetap Tolak Turki...
AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
AS Akui Sulit Jual Jet...
AS Akui Sulit Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki Gara-gara S-400 Rusia
AS Isyaratkan Turki...
AS Isyaratkan Turki Segera Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Erdogan Yakin Turki...
Erdogan Yakin Turki Akan Miliki Jet Tempur Siluman F-35 AS Meski Operasikan S-400 Rusia
Erdogan Disebut Minta...
Erdogan Disebut Minta Putin Ambil Kembali Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
31 menit yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
6 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
11 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
12 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
13 jam yang lalu
Infografis
Sistem Misil S-400 Rusia...
Sistem Misil S-400 Rusia Tembak Jatuh 8 Rudal ATACMS Amerika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved