Hamas: Rakyat Palestina Jadi Target Perang Pemusnahan oleh Israel di Rafah

Selasa, 07 Mei 2024 - 21:30 WIB
loading...
Hamas: Rakyat Palestina...
Warga Palestina mengungsi dari bagian timur Rafah, Jalur Gaza, 6 Mei 2024. Foto/REUTERS/HATEM KHALED
A A A
RAFAH - Hamas mengeluarkan pernyataan yang menyebut serangan Israel terhadap penyeberangan Rafah sebagai “eskalasi berbahaya” yang mengancam nyawa ratusan ribu warga sipil yang mengungsi di Rafah dan fasilitas yang dilindungi hukum internasional.

Kelompok tersebut juga memperingatkan serangan Israel itu akan memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza dan menghambat aliran bantuan darurat yang sangat dibutuhkan.

“Warga Palestina di Gaza menjadi sasaran perang pemusnahan dan kelaparan sistematis oleh pendudukan Nazi Israel,” ungkap Hamas.

“Kejahatan ini, yang terjadi segera setelah gerakan Hamas mengumumkan persetujuannya terhadap proposal mediator, menegaskan niat pendudukan untuk mengganggu upaya mediasi gencatan senjata dan pembebasan tahanan,” papar pernyataan Hamas.

Hamas menyerukan Amerika Serikat (AS) dan komunitas internasional menekan Israel agar menghentikan eskalasi.

Militer Israel mengatakan mereka telah mengambil "kendali operasional" di penyeberangan Rafah di sisi Palestina, satu-satunya titik keluar dan masuk antara Gaza dan Mesir.

Militer mengatakan Brigade Lapis Baja ke-401 berhasil menguasai penyeberangan di Gaza selatan pada Selasa pagi (7/5/2024), setelah operasi militer semalam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved