Terkonfirmasi, Turki Tes S-400 Rusia dengan Jet Tempur Buatan AS

Rabu, 08 Juli 2020 - 16:01 WIB
loading...
Terkonfirmasi, Turki...
Jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat yang dioperasikan Turki jadi objek tes sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia pada November 2019. Foto/The Drive
A A A
ANKARA - Turki telah menguji coba sistem pertahanan rudal S-400 yang dibeli dari Rusia terhadap jet-jet tempur buatan Amerika Serikat (AS) pada November 2019.Kepada kantor berita TASS, Rabu (8/7/2020), sumber yang dekat dengan industri pertahanan Turki mengonfirmasi uji coba tersebut.

"Ya, percobaan semacam itu memang telah terjadi November lalu," katanya ketika diminta untuk mengomentari laporan media tentang uji coba November lalu. Washington pernah mengecam tindakan Ankara yang menjadikan jet-jet tempur buatan Amerika sebagai kelinci percobaan senjata pertahanan Moskow.

Pada 25 November 2019, CNN Türk melaporkan bahwa berbagai pesawat, termasuk jet tempur F-16 dikerahkan secara acak di dekat Ankara untuk menguji sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia.

Pada 29 November, rekaman video yang dirilis TRT Turki, menampilkan sistem rudal S-400 Rusia dan pesawat F-16 dan F-4 buatan AS. Video itu telah diunggah ke YouTube. (Baca: Jadikan F-16 Kelinci Percobaan S-400, AS Kecam Turki )

Rusia mengatakan pada September 2017 bahwa mereka telah menandatangani kontrak senilai USD2,5 miliar untuk memasok sistem pertahanan rudal S-400 kepada Turki. Batch pertama dikirim ke Ankara pada Juli 2019, meskipun ada protes dari NATO bahwa senjata pertahanan itu akan merusak sistem pertahanan NATO, di mana Ankara merupakan anggota dari aliansi tersebut.

Amerika Serikat secara resmi mengusir Turki dari program multinasional jet tempur siluman F-35 karena membeli sistem pertahanan rudal S-400 pada Juli 2019. Namun, pabrikan Turki sejauh ini masih memasok suku cadang untuk jet tempur canggih tersebut.

Laporan kantor berita TASS ini muncul berselang beberapa hari setelah para anggota parlemen bipartisan AS mengirim surat kepada Menteri Pertahanan AS Mark Esper pada hari Senin. Para politisi itu mendesak Pentagon untuk berhenti membeli komponen jet tempur F-35 dari Turki karena mengurangi tekanan AS pada negara tersebut atas pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved