Penembak Masjid di Christchurch Dinyatakan Teroris, 40 Tewas

Jum'at, 15 Maret 2019 - 14:42 WIB
Penembak Masjid di Christchurch...
Penembak Masjid di Christchurch Dinyatakan Teroris, 40 Tewas
A A A
CHRISTCHURCH - Penembakan terhadap jamaah salat Jumat di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, menewaskan sekitar 40 orang dan puluhan orang lainnya terluka. Perdana Menteri Jacinda Ardern menyatakan penembakan itu sebagai serangan teroris.

"Ini serangan teroris," kata PM Ardern, dikutip The Guardian. "Banyak yang terkena dampak langsung dari penembakan ini mungkin adalah migran yang ke Selandia Baru, mereka bahkan mungkin menjadi pengungsi di sini. Mereka adalah kita," katanya.

Ardern mengutuk keras orang-orang yang melanggengkan kekerasan di negaranya. Hal senada disampaikan PM Australia Scott Morrisoan. "(Serangan) teroris ekstrem sayap kanan," ujarnya, merujuk pada para pelaku penembakan.

Ada tiga hingga empat orang dinyatakan sebagai tersangka. Salah satunya, pria kelahiran Australia bernama Brenton Tarrant, 28.

Polisi Selandia Baru telah menjinakkan beberapa alat peledak improvisasi yang ditemukan terpasang pada kendaraan di Christchurch setelah penembakan massal di dua masjid yang menewaskan 40 orang.

Saksi mata Ahmad al-Mahmoud mengatakan salah satu penembak memasuki masjid Masjid Al-Noor sekitar 10 menit setelah salat Jumat dimulai. Pelaku, kata dia, melepaskan puluhan hingga ratusan putaran tembakan.

Penembakan kedua terjadi di Masjid Linwood, di mana seorang saksi mata mengatakan mereka melihat seorang lelaki meninggalkan masjid dengan mengenakan perlengkapan kamuflase dan helm sepeda motor. Ada juga laporan yang belum dikonfirmasi bahwa sebuah bom ditemukan di dekat Strickland Ave.

Seorang Muslim setempat dilaporkan mengusir orang-orang bersenjata dari masjid Linwood yang menembakkan dua tembakan ke arah mereka ketika mereka pergi.

Empat tersangka saat ini ditahan, termasuk seorang wanita. Sejumlah fasilitas umum tetap dalam kondisi lockdown.

PM Ardern telah mengonfirmasi bahwa tidak ada dari para tersangka yang ada dalam daftar pengawasan keamanan.
(mas)
Berita Terkait
Tsunami Matahari Spektakuler...
'Tsunami Matahari' Spektakuler Terangi Langit Selandia Baru
Jika Ada Selandia Baru,...
Jika Ada Selandia Baru, Apakah Ada Selandia Lama?
Singapura Minta Australia...
Singapura Minta Australia dan Selandia Baru Longgarkan Pembatasan untuk ASEAN
PM Ardern: Kapal Selam...
PM Ardern: Kapal Selam Nuklir Australia Dilarang Masuki Perairan Selandia Baru
Pengurus KAHMI AUNZ...
Pengurus KAHMI AUNZ Dilantik, Ini Pesan Penting Para Tokoh Nasional yang Hadir
Selandia Baru Buka Perbatasan...
Selandia Baru Buka Perbatasan dengan Australia Tahun Depan
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
2 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
3 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
4 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
5 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved