PM Ardern: Kapal Selam Nuklir Australia Dilarang Masuki Perairan Selandia Baru

Kamis, 16 September 2021 - 19:48 WIB
loading...
PM Ardern: Kapal Selam...
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengatakan bahwa kapal selam nuklir Australia akan dilarang memasuki perairan negaranya. Foto/REUTERS
A A A
WELLINGTON - Perdana Menteri Selandia Baru , Jacinda Ardern mengatakan bahwa kapal selam nuklir Australia akan dilarang memasuki perairan negaranya. Pernyataan itu datang setelah diumumkannya kesepakatan Australia, Amerika Serikat (AS) dan Inggris untuk pengadaan kapal selam tenaga nuklir Australia.

Arden mengatakan bahwa Perdana Menteri Australia, Scott Morrison telah memberitahukan tentang rencana Canberra untuk mengembangkan kapal selam bertenaga nuklir dengan bantuan AS dan Inggris. Baca juga: Prancis Marah Besar Ditelikung AS dalam Proyek Kapal Selam Nuklir Australia

Dia menggambarkan kesepakatan itu sebagai terutama seputar teknologi dan perangkat keras pertahanan, mengecilkan implikasi untuk apa yang disebut kemitraan "Lima Mata" dari AS, Inggris, Australia, Kanada dan Selandia Baru.

"Pengaturan ini sama sekali tidak mengubah hubungan keamanan dan intelijen kami dengan ketiga negara ini, serta Kanada," kata Ardern dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis (16/9/2021).

Tetapi, dia juga mengatakan bahwa Selandia Baru akan mempertahankan larangan kapal bertenaga nuklir memasuki perairannya. Larangan ini sudah berlaku sejak tahun 1985.

"Posisi Selandia Baru dalam kaitannya dengan larangan kapal bertenaga nuklir di perairan kita tetap tidak berubah," ujarnya. Baca juga: Australia Bangun Kapal Selam Nuklir, Prancis dan China Beri Respons Keras

Larangan itu diperkenalkan setelah uji coba nuklir Prancis di Pasifik dan menyebabkan Angkatan laut AS melarang kapal perangnya memasuki pelabuhan Selandia Baru selama lebih dari 30 tahun.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved