Inggris Kembali Cabut Kewarganegaraan Pengantin ISIS

Minggu, 10 Maret 2019 - 14:39 WIB
Inggris Kembali Cabut...
Inggris Kembali Cabut Kewarganegaraan Pengantin ISIS
A A A
LONDON - Inggris dilaporkan kembali mencabut kewarganegaraan dua perempuan asal negara itu yang ditahan di kamp-kamp Suriah bersama anak-anak mereka.

Itu dilakukan setelah kematian bayi Shamima Begum di sebuah kamp di Suriah. Shamima Begum meninggalkan London untuk bergabung dengan ISIS dan membuat kewarganegaraannya dicabut.

Baca juga: Bayi yang Baru Dilahirkan Pengantin ISIS Shamima Begum Meninggal

The Sunday Times mengutip sumber-sumber hukum menyebut dua perempuan asal Inggris yang kewarganegaraannya dicabut adalah Reema Iqbal dan saudara perempuannya, Zara, dari London timur.

Terkait hal ini Kementerian Dalam Negeri Inggris menolak memberikan komentar. "Keputusan untuk menarik kewarganegaraan dari individu didasarkan pada bukti dan tidak dianggap enteng," tambahnya seperti dikutip dari BBC, Minggu (10/3/2019).

Surat kabar itu mengatakan bahwa Reema (30) dan Zara (28) tinggal di kamp-kamp pengungsi yang terpisah di Suriah bersama dengan ribuan keluarga lainnya yang telah melarikan diri dari wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh ISIS. Mereka memiliki lima anak lelaki di bawah usia delapan tahun.

Orang tua keduanya berasal dari Pakistan, namun tidak diketahui apakah mereka memiliki kewarganegaraan ganda.

Menurut Sunday Times, kedua bersaudara itu berangkat ke Suriah pada 2013 setelah menikahi pejuang ISIS yang mempunyai "hubungan dekat" dengan pembunuhan para sandera barat yang difilmkan.

Zara tengah hamil anak keduanya ketika dia bepergian ke Suriah dan kemudian melahirkan anak ketiga. Sementara Reema memiliki satu putra yang lahir di Inggris dan satu lagi lahir di Suriah.

Menteri Dalam Negeri Inggris Sajid Javid dihujani kritik atas penanganannya terhadap kasus yang menimpa Shamima Begum itu.

Putranya yang berusia tiga minggu, Jarrah, meninggal karena pneumonia pada hari Kamis, menurut sertifikat medis.

Karena ia lahir sebelum kewarganegaraan Inggrisnya dicabut oleh Kementerian Dalam Negeri, bayi itu akan tetap dianggap sebagai orang Inggris.

Dal Babu, seorang mantan kepala polisi Metropolitan dan teman keluarga Begum, mengatakan kepada BBC: "Kami gagal, sebagai sebuah negara, untuk melindungi anak itu."

Sekretaris bayangan Menteri Dalam Negeri, Diane Abbott mengatakan anak itu telah meninggal sebagai akibat dari keputusan tidak berperasaan dan tidak manusiawi untuk melepaskan Begum dari kewarganegaraannya. Sementara Tory MP dan mantan Menteri Kehakiman Phillip Lee mendesak pemerintah untuk merefleksikan pada tanggung jawab moralnya atas tragedi itu.

Seorang juru bicara pemerintah Inggris mengatakan: "Kematian setiap anak adalah tragis dan sangat menyedihkan bagi keluarga."

Sebelum kematian anak itu, saudara perempuan Begum, Renu, menulis kepada Javid atas nama keluarga yang menentang keputusan untuk mencabut kewarganegaraannya.
(ian)
Berita Terkait
Tak Setuju Serangan...
Tak Setuju Serangan Teror ISIS, Suami Shamima Begum Diam Saat Ditanya Aksi Penggal Kepala
Pengantin ISIS Shamima...
Pengantin ISIS Shamima Begum Memohon Pengampunan, Siap Bantu Inggris Perangi Terorisme
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Dua Anggota Tim Jagal...
Dua Anggota Tim Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Jalani Persidangan di AS
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
31 menit yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
1 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
2 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
3 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
4 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved