Turki Akan Sebar Sistem Rudal Canggih S-400 Rusia Oktober

Sabtu, 09 Maret 2019 - 01:21 WIB
Turki Akan Sebar Sistem...
Turki Akan Sebar Sistem Rudal Canggih S-400 Rusia Oktober
A A A
ANKARA - Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan proses penyebaran sistem pertahanan rudal canggih S-400 Rusia akan dimulai pada Oktober mendatang. Menurutnya, senjata pertahanan itu dibutuhkan untuk melindungi 82 juta rakyat Turki.

"Penyebaran S-400 akan dimulai pada Oktober dan Angkatan Udara sedang mempelajari, di wilayah mana lebih baik untuk menempatkannya," katanya dalam pertemuan dengan para editor kantor berita Anadolu, hari Jumat.

Akar juga menegaskan bahwa Ankara dan Washington akan melanjutkan negosiasi tentang pembelian sistem rudal pertahanan udara Patriot Amerika Serikat (AS).

Penjajakan Ankara untuk mengakuisisi sistem rudal S-400 Rusia dimulai November 2016. Penandatanganan kontrak pembelian senjata dilakukan kedua pihak pada 12 September 2017 dan Presiden Turki Tayyip Erdogan mengumumkan pada saat itu bahwa Turki telah melakukan pembayaran di muka berdasarkan kontrak.

Pada pertengahan Juni 2018, sebuah sumber di kalangan militer dan diplomatik mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa perusahaan-perusahaan pertahanan Rusia telah ditugaskan untuk menyelesaikan produksi sistem rudal S-400 pada Mei 2019 untuk pengiriman ke Turki.

S-400 Triumf adalah sistem rudal pertahanan udara jarak jauh paling canggih yang mulai beroperasi di Rusia pada tahun 2007. S-400 Triumf dirancang untuk menghancurkan pesawat, rudal-rudal balistik, termasuk rudal jarak menengah. S-400 dapat melibatkan target pada jarak 400 km dan pada ketinggian hingga 30 km.

"Kita harus melindungi 82 juta warga negara kita," kata Akar, yang dilansir Sabtu (9/3/2019).

Turki telah mengabaikan peringatan dari AS, sesama anggota NATO, yang berusaha mencegah Ankara untuk membeli senjata buatan Rusia. Upaya-upaya itu berkisar dari mengancam untuk menghukum Turki di bawah undang-undang bernama Countering American Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) atau meninjau penjualan jet tempur siluman F-35, hingga mengatakan bahwa S-400 tidak kompatibel dengan sistem NATO.

Akar melanjutkan bahwa ketika Turki memenuhi semua kewajibannya sebagai anggota NATO, aliansi tesebut tidak cukup untuk melindungi Turki, dan karena itu negara tersebut membutuhkan sistem pertahanan udara dari negara lain.

Selain Turki, AS juga telah berusaha menekan India agar membatalkan perjanjian pembelian S-400 dengan Rusia. New Delhi mengatakan masalah ini tidak perlu dibahas.
(mas)
Berita Terkait
AS Tetap Tolak Turki...
AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
AS Akui Sulit Jual Jet...
AS Akui Sulit Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki Gara-gara S-400 Rusia
AS Isyaratkan Turki...
AS Isyaratkan Turki Segera Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Erdogan Yakin Turki...
Erdogan Yakin Turki Akan Miliki Jet Tempur Siluman F-35 AS Meski Operasikan S-400 Rusia
Erdogan Disebut Minta...
Erdogan Disebut Minta Putin Ambil Kembali Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
1 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
2 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
3 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
3 jam yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
4 jam yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
7 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved