Pasukan Khusus Rusia Berlatih untuk Hadapi Konflik Arktik

Sabtu, 23 Februari 2019 - 10:57 WIB
Pasukan Khusus Rusia...
Pasukan Khusus Rusia Berlatih untuk Hadapi Konflik Arktik
A A A
MOSKOW - Pasukan khusus Rusia sedang berlatih untuk menghadapi potensi konflik di Kutub Utara. Hal itu diungkapkan oleh seorang anggota parlemen Rusia dalam sebuah peringatan kepada pemerintahan Trump.

"Kami memiliki angkatan bersenjata kami sendiri, juga memiliki para jenderal, yang memiliki kemampuan, menurut pendapat saya," ujar anggota komite urusan luar negeri legislatif Rusia, Andrei Klimov.

"Kami memiliki unit khusus yang dapat beraksi di Far North dan kondisinya, yang telah membedakan diri mereka sendiri," imbuhnya seperti dikutip dari Washington Examiners, Sabtu (23/2/2019).

Klimov mengeluarkan peringatan itu sebagai tanggapan terhadap pernyataan Laksamana James Foggo, komandan Pasukan Angkatan Laut AS untuk Eropa dan Afrika, yang mengatakan baik Rusia maupun China tidak akan diizinkan untuk mendominasi wilayah Arktik. Klimov menganggap pernyataan itu berarti bahwa Amerika Serikat berniat mengendalikan Kutub Utara.

"Pendapat para jenderal bukanlah terbaik dan paling diinginkan," katanya.

"Adapun masalah itu sendiri, ada aturan internasional yang mengatur penggunaan tanah dan laut, dan kami telah membuktikan sejak lama dari sudut pandang geologi dan geografi di mana area daratan dan laut condong ke arah Federasi Rusia," tuturnya.

Klimov menilai pernyataan Foggo harus ditafsirkan sebagai mengatakan bahwa "jika gratis, maka milik kita," menambahkan bahwa dia akan lebih suka jika bukan jenderal yang berbicara tentang masalah politik seperti kompetisi di Arktik.

"Kami juga memiliki armada pemecah es kami, yang terkuat di dunia, yang memfasilitasi agenda perdamaian kami," tambahnya, yang bekerja untuk membuka jalur pelayaran baru melalui gletser yang mencair di Kutub Utara.

"Pekerjaan aktif dari bagian ini dapat secara signifikan mengubah semua skema perdagangan dan ekonomi yang ada di Eurasia, dan Amerika tidak terlalu tertarik dengan itu," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
58 menit yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
4 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
6 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
8 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
9 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved